Sugiono Sumbang Rp 5 Miliar untuk Pembangunan Padepokan Tapak Suci Muhammadiyah

Sugiono sumbang Rp5 miliar untuk pembangunan Padepokan Tapak Suci Muhammadiyah di Yogyakarta yang disiapkan sebagai pusat pembinaan atlet dan karakter generasi muda

Sugiono Sumbang Rp 5 Miliar untuk Pembangunan Padepokan Tapak Suci Muhammadiyah
Haedar Nashir, Sugiono dan Afnan Hadikusumo di sela seremoni dimulainya pembangunan Padepokan Tapak Suci Muhammadiyah di Yogyakarta. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA--Pembangunan Padepokan Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Yogyakarta semakin mendekati kenyataan. Ketua Umum PB Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang juga Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, memberikan bantuan sebesar Rp5 miliar untuk mendukung pembangunan padepokan yang digadang-gadang menjadi pusat pembinaan atlet dan penguatan karakter generasi muda tersebut.

Komitmen itu disampaikan Sugiono saat menghadiri pengajian akbar di lokasi pembangunan padepokan di kompleks SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Jalan Pramuka, Kemantren Umbulharjo, Sabtu (20/6/2026).

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nashir MSi; Ketua Umum PP Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Drs M Afnan Hadikusumo; Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Gerindra DIY, Danang Wicaksana Sulistya; Anggota DPR RI Totok Daryanto; Wakil Ketua DPRD DIY Budi Waljiman; Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo; serta Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta RM Sinarbiyat Nujanat.

Pembangunan Padepokan Tapak Suci Sangat Visioner

Kehadiran Sugiono menjadi kejutan bagi keluarga besar Muhammadiyah dan Tapak Suci. Dalam sambutannya, ia menyebut Tapak Suci telah menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat moral dan karakter generasi muda Indonesia melalui olahraga pencak silat.

Karena itu, ia menilai pembangunan Padepokan Tapak Suci Muhammadiyah di Yogyakarta merupakan langkah yang sangat visioner dan memiliki tujuan mulia.

“Apakah perlu saya sebutkan?,” tanya Sugiono kepada hadirin.

“Iya!” jawab para tamu undangan serempak.

“Bismillah. Saya membantu Rp5 miliar. Mudah-mudahan memberi manfaat untuk mewujudkan berdirinya Padepokan Tapak Suci,” kata Sugiono yang langsung disambut tepuk tangan meriah.

Menurut Sugiono, keberadaan Tapak Suci selama ini telah memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang sehat secara fisik dan kuat secara mental.

Bantuan Rp5 Miliar Sangat Besar

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nashir MSi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan Sugiono.

“Ini bantuan yang tidak kecil. Sangat besar untuk tahap pembangunan ini. Sekali lagi, terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Sugiono,” ujar Haedar.

Haedar meyakini pembangunan padepokan akan berjalan sesuai rencana. Menurutnya, Muhammadiyah memiliki tradisi kuat dalam menyelesaikan berbagai proyek pembangunan yang telah dirintis.

Ia berharap Tapak Suci dapat memainkan peran penting dalam membangun mental dan karakter generasi milenial, Generasi Z, dan Generasi Alpha.

“Kita sudah berada di jalur yang benar dan baik, yakni membangun fisik dan membangun mental berbasis iman dan akhlak,” katanya.

Dibangun di Atas Tanah Wakaf

Ketua Umum PP Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Afnan Hadikusumo, menjelaskan bahwa pembangunan padepokan merupakan amanat muktamar yang bertujuan mengoptimalkan potensi atlet Tapak Suci di seluruh Indonesia.

“Keberadaan padepokan akan mengoptimalkan potensi para atlet,” kata Afnan.

Padepokan Tapak Suci Muhammadiyah dibangun dengan konsep arsitektur unggul berkemajuan dan diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp20 miliar.

Bangunan tersebut berdiri di atas lahan seluas 1.400 meter persegi yang merupakan tanah wakaf dan selama ini dikelola oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kotagede.

Rencananya, bangunan padepokan terdiri atas tiga lantai. Lantai pertama akan difungsikan sebagai arena olahraga yang dilengkapi tiga tribun. Lantai kedua digunakan untuk perkantoran dan ruang kebugaran, sedangkan lantai ketiga disiapkan sebagai penginapan bagi atlet maupun tamu yang berkunjung.

Keberadaan padepokan ini diharapkan menjadi pusat pembinaan atlet pencak silat sekaligus wadah pembentukan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan sportivitas. (*)

 

sugiono-sumbang-rp5-miliar-untuk-pembangunan-padepokan-tapak-suci-muhammadiyah