Graha Vista Sidoarum Berkonsep Tropis Modern
Seluruh jaringan listrik dan internet ditanam di bawah tanah.
KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Kawasan Sidoarum di barat Yogyakarta kian dilirik sebagai kantong pertumbuhan properti baru seiring masifnya pembangunan infrastruktur, termasuk rencana exit tol di wilayah Gamping. Tren ini mendorong kebutuhan hunian yang tidak hanya layak huni, tetapi juga bernilai investasi.
PT Graha Tantra Sentosa menangkap peluang tersebut dengan meluncurkan proyek Graha Vista Sidoarum. Perumahan ini mengusung konsep tropis modern yang memadukan kedekatan dengan alam dan akses ke pusat kota.
Marketing Director PT Graha Tantra Sentosa, Willy Tanama Putra, mengatakan proyek ini dirancang untuk menjawab kebutuhan hunian yang nyaman sekaligus memiliki prospek investasi.
"Kami yakin Graha Vista hadir atas pertimbangan hunian yang nyaman, strategis, dan bernilai investasi tinggi," ujar Willy di sela grand opening Graha Vista Sidoarum, Sabtu (2/5/2026).
Bawah tanah
Menurut dia, pengembangan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga kepercayaan konsumen. Hal ini ditunjukkan melalui progres fasilitas yang sudah mulai dibangun, seperti clubhouse, playground dan kolam renang.
Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah sistem underground electric, di mana seluruh jaringan listrik dan internet ditanam di bawah tanah. Selain meningkatkan keamanan, konsep ini menjaga estetika kawasan dengan tampilan tanpa kabel udara.
Dari sisi lokasi, Graha Vista Sidoarum berada di kawasan strategis dengan akses menuju Jalan Godean, Ring Road dan Jalan Wates. Perumahan ini berjarak sekitar lima menit dari rencana exit toll Gamping, serta dekat sejumlah fasilitas pendidikan termasuk Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), UNISA Jogja dan Sekolah Al Azhar.
Dukungan terhadap pertumbuhan sektor properti turut disampaikan DPD REI Yogyakarta. Wakil Ketua Bidang Hukum dan Perlindungan Anggota, Welly Luxza Pradana, mengingatkan pentingnya kehati-hatian konsumen di tengah maraknya kasus penipuan properti.
Kepercayaan
"Tantangan bagi pengembang saat ini adalah membangun kepercayaan konsumen dengan menunjukkan bukti nyata pembangunan, bukan sekadar konsep," tegas Welly.
Menurutnya, meski pasar properti pada kuartal kedua 2026 masih dinamis, Yogyakarta tetap menjadi tujuan investasi yang menjanjikan. Keterbatasan lahan membuat kawasan baru seperti Sidoarum berpotensi berkembang pesat dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah.
Saat ini, Graha Vista Sidoarum masih dalam tahap pre-launching dengan harga mulai Rp 1,55 miliar. Pengembang juga menawarkan promo berupa free furnished dan pemasangan AC di setiap kamar bagi pembeli awal.
Proyek ini mencakup 37 unit rumah dengan tiga tipe, yakni Safir, Ruby, dan Emerald, serta dilengkapi sistem satu pintu dan fasilitas kawasan terpadu. (*)
Muhammad Zukhronnee Muslim
