SMAN 8 Purworejo Mempersiapkan Pembelajaran Double Track

Sekitar 50 persen alumninya tidak melanjutkan ke pendidikan tinggi.

SMAN 8 Purworejo Mempersiapkan Pembelajaran Double Track
Pementasan sendratari dan musik dalam rangka HUT ke-34 SMAN 8 Purworejo. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- SMA Negeri 8 Purworejo berumur 34 tahun. Sekolah yang berlokasi di Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo dan memiliki 743 siwa itu sudah meluluskan ribuan alumni. Hanya saja, SMA yang memiliki 21 rombel (rombongan belajar) itu sekitar 50 persen lulusannya tidak melanjutkan ke pendidikan tinggi.

Hal tersebut disampaikan Kepala SMAN 8 Purworejo, Setyo Mulyaningsih. Rata-rata alumni yang melanjutkan pendidikan di bangku kuliah hanya sekitar 50 persen. Melihat kondisi tersebut dia akan mempersiapkan pembelajaran double track, perpaduan antara akademis dan keterampilan.

"Saya amati alumni SMAN 8 Purworejo belum ada 50 persen melanjutkan ke perguruan tinggi, ayo kita bekali dengan skill (keterampilan).  Saya mau ambil sekolah double track, yaitu siswa mendapat ilmu akademik sekaligus keterampilan," ujarnya, Selasa (12/5/2026) di kantornya.

Selain itu, SMAN 8 Purworejo juga memiliki ekstrakurikuler multimedia dan desain grafis. Ini perlu dikembangkan untuk mengasah kemampuan siswa di bidang teknologi informasi. “Saya kemarin ada acara tedhak siten cucu, yang memvideo acara tradisi tersebut adalah siswa-siswi SMAN 8. Anak saya menilai hasil editannya bagus dan rapi, potensi ini akan kami kembangkan untuk keterampilan siswa," katanya.

Kepala SMAN 8 Purworejo Setyo Mulyaningsih (kiri) didampingi Waka Humas, Eni Wahyu Reptaningsih. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)

Setyo Mulyaningsih menambahkan SMAN 8 saat ini memiliki mantan guru SMK bidang jahit dan tata boga serta bengkel. “Ke depan kami akan membuka ekstrakurikuler tata boga, jahit dan bengkel. Bagi siswa yang tidak melanjutkan pendidikan sudah dibekali keterampilan dan bisa mandiri,” tambahnya.

Baru bertugas enam bulan, dia melihat potensi lain dari siswa SMAN 8 di bidang seni budaya. Dia pun meminta Waka Humas yang juga guru tari untuk mempersiapkan, agar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) SMA 8 Purworejo ke 34 merangkaikan kegiatan seni budaya untuk pementasan hari jadi pada 5 Mei 2026.

"Pada perayaan HUT SMAN 8 Purworejo digelar sendratasik (perpaduan sendratari dan musik). Ada misi penguatan karakter melalui budaya, agar siswa belajar banyak tentang karakter, tanggung jawab dan disiplin. Dalam pementasan itu, dibutuhkan kerja sama, kekompakan. Tujuan utama dari sendratasik adalah pendidikan karakter melalui budaya. Saya mengapresiasi pementasan sendratari yang dibawakan siswa, luar biasa bagus. Sampai saya mau menangis terharu," katanya.

Waka Humas sekaligus guru tari, Eni Wahyu Retnaningsih, menambahkan siswa-siswi SMAN 8 memiliki potensi dan minat tinggi terhadap seni tari. Ada siswa yang tidak pernah masuk sekolah tetapi memiliki minat yang tinggi terhadap seni serta mengikuti latihan pementasan sendratari peringatan HUT sekolah. “Kemampuannya luar biasa, saya sampai menangis terharu melihat hasil pementasan anak-anak, ternyata mereka bisa tampil bagus," jelasnya.

Percaya diri

Selama ini dari SMAN 8 Purworejo belum ada yang mengikuti ajang Bagus Roro Purworejo, kompetisi tahunan untuk Duta Wisata Purworejo. Atas instruksi dari kepala sekolah, rangkaian kegiatan HUT sekolah dimeriahkan pemilihan Mas dan Mbak Smandela. Setiap kelas wajib mengirimkan pasangan Mas dan Mbak untuk mengikuti kompetisi.

"Tata cara seleksi/kompetisi kita buat sama seperti penjaringan Bagus Roro Purworejo. Melalui ajang tersebut, ternyata peserta juga cukup percaya diri menjawab pertanyaan dewan juri dan berkompetisi dengan lawan. Mas dan Mbak Smandela ini yang akan bertugas mewakili sekolah maju ke ajang Bagus Roro Purworejo tahun depan,” ungkapnya.

Eni menawarkan siswa yang bersedia tampil dalam acara perayaan HUT Sekolah. Ada siswa bersedia menampilkan kebolehannya bermain alat biola. "Dari pementasan tersebut saya baru tahu, siswa SMAN 8 Purworejo ada yang mampu memainkan biola," jelasnya.

Yang membanggakan, ada siswa SMAN 8 Purworejo menjadi pemain bola voli putra bergabung dengan tim bola voli Patriot Purworejo yang berhasil meraih juara 2 Nasional (Runner Up Kejurnas Bola Voli Indoor U-18 2026). (*)