Sepi Pembeli, Dua Kios Beras di Lantai Tiga Pasar Gedhe Klaten Dibongkar
Mungkin dalam minggu ini, masing-masing kios akan dibongkar pemiliknya.
KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Dua unit kios beras di lantai tiga Pasar Gedhe Klaten dibongkar pemiliknya. Itu dilakukan karena kondisi pasar sepi pembeli yang berakibat pada ruginya pedagang beras yang berjualan.
Dua unit kios beras yang sudah dibongkar itu satu di antaranya milik PT Aneka Usaha (Perseroda). Kios yang hanya berdinding jaring dan galvalum itu semula diberi nama Kios Beras Bunda.
Sementara empat unit kios lainnya belum dibongkar pemiliknya. Di dalam kios yang belum dibongkar itu masih terdapat puluhan bungkus beras yang diduga sudah rusak akibat terlalu lama disimpan di dalam kios.
Pengelola kios beras Pasar Gedhe Klaten, Sri Sadono, saat dikonfirmasi menyatakan benar sudah ada kios beras yang dibongkar. "Mungkin dalam minggu ini, masing-masing kios akan dibongkar pemiliknya," katanya melalui pesan singkat, Rabu (13/5/2026) malam.
Beras lokal
Kios beras di lantai tiga Pasar Gedhe Klaten didirikan di area los pasar. Kios beras dibentuk menjelang peresmian pasar pada akhir 2023 dengan tujuan mengangkat potensi beras lokal di antaranya beras Rojolele Srinuk.
Sayangnya, kios beras lantai tiga hanya efektif berjalan beberapa bulan saja, selanjutnya sepi bahkan beberapa di antaranya ditutup pemiliknya meski di dalam kios masih banyak terdapat beras dagangan.
Sebenarnya, keberadaan kios beras di lantai tiga Pasar Gedhe sempat dikeluhkan pedagang sekitar. Ini karena kios beras menutupi tempat berjualan pedagang lain.
Pedagang tersebut berharap empat unit kios beras yang masih berdiri namun tidak pernah buka itu segera dibongkar dan dikembalikan ke kondisi semula sebagai los. (*)
Masal Gurusinga
