Sebanyak 2.040 Tenaga Kerja Terserap dalam Program Padat Karya Danais

Program ini, selain membantu penyediaan infastruktur di pedesaan seperti cor blok, talud/bengket dan drainase, juga mendorong perputaran ekonomi di tingkat bawah

Sebanyak 2.040 Tenaga Kerja Terserap dalam Program Padat Karya Danais

KORANBERNAS.ID, BANTUL--Program Padat Karya bersumber Dana Keistimewaan (Danais) DIY tahun 2026 akan dimulai minggu depan, tepatnya 18 Mei hingga 3 Juni atau 12 hari pekerjaan. Kegiatan dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul.

Sebanyak 2.040 tenaga kerja lokal bisa terserap dalam program ini, sehingga menjadi salah satu solusi mengatasi pengangguran dan meningkatkan pendapatan walaupun bersifat jangka pendek. Menariknya, program ini juga mengakomodir tenaga kerja dari keluarga tidak mampu. 

“Tenaga kerja tersebar di 60 lokasi program padat karya di seluruh Bantul. Setiap lokasi dikerjakan 34 orang yang tergabung dalam satu kelompok masyarakat (pokmas),” kata Kepala Disnakertrans Bantul, Agus Yuli Herwanta ST MT di kantornya, Senin (11/5/2026).

Setiap pokmas terdiri dari ketua kelompok, tukang dan anggota kelompok. Dalam bekerja, mereka akan mendapatkan upah atau Hari Orang Kerja (HOK).

Agus Yuli Herwanta ST MT, Kepala Disnakertrans Bantul (kiri) saat monitoring material padat karya. (istimewa)

Program ini, selain membantu penyediaan infastruktur di pedesaan seperti cor blok, talud/bengket dan drainase, juga mendorong perputaran ekonomi di tingkat bawah.

Terpisah Kamituwo Kalurahan Sidomulyo Kapanewon Bambanglipuro Kabupaten Bantul, Suhirto menyambut baik adanya program padat karya yang bersumber dari Danais.

“Kami di kalurahan menyambut baik program ini karena banyak manfaat. Alhamdulilah untuk Sidomulyo mendapat 2 lokasi. Semoga program berjalan lancar dan semua mendapatkan manfaatnya,” lanjut Suhirto yang menyebut program pembangunan ini dinilai mampu memperlancar akses antar wilayah. (adv)