Ratusan Pedagang Pasar Kraguman Sepakat Direlokasi, Proyek Rp2,6 Miliar Segera Berjalan

Ratusan Pedagang Pasar Kraguman Sepakat Direlokasi, Proyek Rp2,6 Miliar Segera Berjalan
Pedagang mengikuti sosialisasi pembangunan dan relokasi Pasar Kraguman di los Pasar Kraguman, Kecamatan Jogonalan, Klaten, Kamis (25/6/2026). (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, KLATEN — Ratusan pedagang Pasar Kraguman, Kecamatan Jogonalan, Klaten, menyatakan kesediaannya direlokasi ke pasar darurat guna mendukung pembangunan Pasar Kraguman yang mulai dikerjakan tahun ini.

Kesepakatan tersebut tercapai dalam sosialisasi pembangunan pasar yang digelar di los Pasar Kraguman, Kamis (25/6/2026).

Relokasi pedagang dijadwalkan berlangsung pada pekan pertama hingga kedua Juli 2026 setelah pembangunan pasar darurat rampung pada akhir Juni. Pasar sementara tersebut disiapkan di wilayah RT 13 Desa Kraguman.

Plt Kabid Perdagangan Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (DKUKMP) Klaten, Joko Purnomo, mengatakan fasilitas dasar di pasar darurat telah disiapkan untuk menunjang aktivitas perdagangan.

"Air, MCK, dan listrik sudah tersedia. Kewajiban membayar retribusi tetap berlaku. Kami berharap pedagang mulai mempersiapkan barang-barang di los dan kios agar proses relokasi berjalan lancar," ujarnya.

Dalam sosialisasi yang dihadiri seluruh pedagang, sejumlah pertanyaan muncul terkait jadwal relokasi, hak dan kewajiban pedagang, serta kesiapan fasilitas pendukung seperti listrik, air bersih, tempat sampah, dan keamanan.

Joko juga mengingatkan agar pedagang tidak membawa atau membongkar aset milik pemerintah yang berada di area pasar. Pedagang hanya diperbolehkan membawa bangunan tambahan yang dipasang secara swadaya, seperti pintu, atap, maupun meteran listrik.

Terkait keamanan pasar darurat, menurut Joko, koordinasi dapat dilakukan bersama RT 13 Desa Kraguman sebagai pemangku wilayah setempat.

Salah satu pedagang, Tugimin, menyambut positif pembangunan Pasar Kraguman. Menurutnya, pembangunan tersebut menjadi harapan pedagang untuk mendapatkan fasilitas pasar yang lebih baik dan nyaman.

Di lokasi pasar darurat, sejumlah pekerja terlihat masih menyelesaikan pembangunan lapak dan fasilitas pendukung menjelang relokasi pedagang.

Pembangunan Pasar Kraguman dilaksanakan oleh PT Meta Surya Morfosa Klaten dengan nilai kontrak Rp2,676 miliar. Proyek tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 180 hari kalender, terhitung sejak 9 Juni hingga 5 Desember 2026. (*)