Pemerintah Kalurahan Sambut Baik Program Padat Karya

Dana Desa dipangkas hingga 60 persen, program yang dilaksanakan Disnakertrans Bantul ini menjadi anugerah.

Pemerintah Kalurahan Sambut Baik Program Padat Karya

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Program Padat Karya yang bersumber dari Dana Keistimewaan (Danais) DIY tahun 2026 disambut dengan baik oleh pemerintah kalurahan atau desa.

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bantul, Marhadi Badrun, Jumat (8/5/2026) di kantornya mengatakan program padat karya sangat membantu bagi masyarakat di desa untuk memenuhi infrastruktur seperti cor blok, talud dan drainase.

Lurah Seloharjo Kapanewon Pundong tersebut mencontohkan mereka memperoleh lima titik bantuan padat karya. Di tengah kondisi Dana Desa (DD) yang dipangkas hingga 60 persen, program yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul ini menjadi sebuah anugerah yang patut disyukuri.

"Saya merencanakan program mulai dari Musyawarah Dusun (Musdus) kemudian musyawarah desa atau kalurahan sebelum akhirnya memutuskan untuk membangun infrastruktur di Kalurahan Seloharjo,” katanya.

Calon lokasi cor blok di Seloharjo Pundong Bantul. (istimewa)

Namun demikian, lanjut dia, karena Dana Desa dipotong maka seluruh program pembangunan tidak bisa berjalan seperti yang diharapkan.

Adanya program padat karya menjadi sesuatu yang disambut gembira untuk membangun wilayah. Apalagi kemudian warga juga mendapatkan Hari Orang Kerja (HOK) atau upah, tentu akan menambah pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan.

"Di tempat kami titik program padat karya salah satunya adalah cor blok. Pasti sangat bermanfaat," katanya.

Program padat karya bersumber Danais tahun 2026 akan dilaksanakan mulai tanggal 18 Mei hingga 3 Juni atau 12 hari pekerjaan. (adv)