Pamitan Haji, Bupati Klaten Pesan Jaga Kesehatan dan Kekompakan

Jamaah haji tertua atas nama Dalimin Bujo Martoyo usia 94 tahun, alamat Desa Kupang Karangdowo.

Pamitan Haji, Bupati Klaten Pesan Jaga Kesehatan dan Kekompakan
Pamitan Jamaah Calon Haji Kabupaten Klaten di Grha Bung Karno (GBK) Klaten, Selasa (28/4/2026). (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo berpesan kepada seluruh jamaah haji asal Kabupaten Klaten agar selalu menjaga kesehatan dan kekompakan selama menjalankan proses ibadah haji di tanah suci. Dia berharap seluruh jamaah berangkat dan pulang dalam keadaan selamat, sehat dan semoga bisa menjadi haji yang mabrur.

Kepada jamaah calon haji, bupati juga minta untuk menjaga kekompakan dan jangan meninggalkan rekannya, misalnya, di dalam kloter itu ada yang sepuh agar dirangkul agar kemudian bisa beribadah bersama-sama.

"Niatnya di sana kan beribadah, tidak cepet-cepetan. Tapi bagaimana kita bisa membantu sesama menjadi lebih baik," pinta bupati pada acara Pamitan Jamaah Calon Haji di Grha Bung Karno (GBK) Klaten, Selasa (28/4/2026).

Bupati menambahkan, para jamaah calon haji akan berada di tanah suci selama kurang lebih 40 hari. Mereka akan dibekali dengan beberapa lauk kering seperti kering tempe, abon dan sambal pecel. Langkah ini dimaksudkan agar bilamana ada jamaah yang tidak pas dengan masakan di sana dan kangen masakan di Klaten, bisa menikmati di sana.

Jamaah tertua

Sementara itu, petugas penyelenggara dari Kementerian Haji, Faizatul Umma, menyampaikan pada tahun ini ada 1.119 terdiri 1.107 jamaah dan 6 PHD yang berangkat ke tanah suci.

Mereka terbagi dalam Kloter 20=1 jamaah, Kloter 59=82 jamaah, Kloter 60=348 jamaah, Kloter 61=354 jamaah, Kloter 62=318 jamaah dan Kloter 81=4 jamaah.

Tercatat jamaah calon haji tertua atas nama Dalimin Bujo Martoyo usia 94 tahun, alamat Desa Kupang Karangdowo (prioritas lansia) dan termuda atas nama Farah Izzati Ulfa berumur 15 tahun alamat Desa Pandes Wedi. (*)