Muhadjir Effendy Ajak Jamaah Tani Muhammadiyah Perangi Korupsi Level Bawah

Korupsi terjadi tidak hanya di level atas. Korupsi juga terjadi di level bawah.

Muhadjir Effendy Ajak Jamaah Tani Muhammadiyah Perangi Korupsi Level Bawah
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhadjir Effendy saat penutupan Jambore Nasional I Jatam di Kebumen. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang juga Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji, Muhadjir Effendy, mengungkapkan pemberantasan korupsi yang menjadi komitmen Presiden Prabowo Subianto harus didukung semua pihak.

“Korupsi terjadi tidak hanya di level atas. Korupsi juga terjadi di level bawah,” ujarnya ketika menutup Jambore Nasional I Jatam di Kebumen, Minggu (21/9/2025).

Dia mengajak Jamaah Tani Muhammadiyah (Jatam) memerangi korupsi di level bawah. Contoh korupsi level bawah yang merugikan sektor pertanian adalah perdagangan obat-obatan pembasmi hama dan penyakit tanaman palsu.

Modusnya, ada yang memasok kemasan obat-obatan yang sangat mirip dengan obat obat asli. "Obat-obatan tanaman palsu saking mandi-nya tanaman ikut mati," kata Muhadjir Effendy yang pernah punya pengalaman sebagai petani bawang merah itu.

Merasa lapar

Muhadjir mengatakan, korupsi dilakukan oleh orang dewasa yang merasa lapar. “Lapar orang dewasa yang korupsi berbeda dengan lapar anak-anak. Saya ajak Jatam memerangi korupsi level bawah. Korupsi di level atas bukan urusan Jatam," katanya.

Sedangkan Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengatakan Jamnas Jatam semakin meyakinkan setelah Jamaah Tani Muhammadiyah menghasilkan varietas padi Mentari sebagai salah satu produk penting ketahanan dan kedaulatan pangan. “Hal ini salah satu penanda kemajuan pertanian Muhammadiyah,” katanya.

Jamnas Jatam di Kebumen merekomendasikan beberapa hal untuk ketahanan dan kedaulatan pangan. Di antaranya mendesak pemerintah berpihak pada petani kecil, menghentikan ketergantungan impor pangan, melindungi benih lokal dan lahan pertanian rakyat.

Jamnas Jatam juga merekomendasikan pengembangan pertanian sehat ramah lingkungan dan berkelanjutan guna menjamin pangan sehat, aman dan terjangkau.

Transaksi bazar

Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat PP Muhammadiyah Nurul Yamien mengatakan bazar dan expo yang digelar selama tiga hari menghasilkan transaksi Rp 1,480 miliar. "Itu angka transaksi yang tercatat, " kata Yamien

Pada hari terakhir Jamnas Jatam, anggota Komisi IV DPR RI Dapil VII Jateng dari Fraksi Partai Gerindra Ir KRT Darori Wonodipuro menyerahkan bantuan 4.000 batang benih pohon buah-buahan dan kelapa unggul.

Bantuan senilai Rp 150 juta diterima Jatam provinsi peserta Jamnas dan pengurus Jatam Kabupaten Kebumen. (*)