Menyatu Dengan Alam Perbukitan Menoreh, MA Riyadlul Muta’allimin Purworejo Buka PPDB Gratis Uang Gedung
MA Riyadlul Muta’allimin Sedayu Loano Purworejo resmi membuka PPDB Tahun Ajaran 2026/2027. Madrasah berbasis pesantren di Perbukitan Menoreh ini memadukan program Tahfidzul Qur’an, vokasi pariwisata, hingga otomotif guna mencetak lulusan siap kerja dan kuliah
PURWOREJO, KORANBERNAS.ID – Menatap masa depan di era modern memerlukan fondasi yang kokoh, tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga kuat secara spiritual dan terampil secara praktis. Menjawab tantangan tersebut, MA Riyadlul Muta’allimin (MA PrIMA) yang terletak di kawasan sejuk Perbukitan Menoreh resmi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk Tahun Pelajaran 2026/2027.
Madrasah yang berlokasi di Dusun Mambang, Sehati, Desa Sedayu, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo ini menawarkan atmosfer belajar yang unik. Berdekatan dengan destinasi wisata Glamping De Loano dan dikelilingi hutan pinus yang asri, lembaga pendidikan di bawah naungan Pondok Pesantren Riyadlul Muta’allimin ini berhasil mengawinkan ketenangan alam dengan progresivitas kurikulum.
MA PrIMA hadir memecah stigma pendidikan konvensional melalui konsep pendidikan terpadu. Siswa tidak hanya ditempa dengan kurikulum formal Kementerian Agama, melainkan juga dibekali dengan program unggulan Tahfidzul Qur’an, ilmu perpajakan, hingga keterampilan pariwisata. Formula ini dirancang khusus demi melahirkan Generasi PrIMA: Profesional, Inovatif, Mandiri, dan Berakhlakul Karimah.
Jembatan Menuju Dunia Kerja dan PTN Favorit
Kepada koranbernas.id, Selasa (19/5/2026), Kepala MA Riyadlul Muta’allimin, Efrida Nofiyanto, S.Kom., menegaskan bahwa madrasah yang dipimpinnya berkomitmen penuh untuk memfasilitasi setiap potensi siswa agar mampu bersaing di dunia kerja maupun perguruan tinggi tanpa kehilangan identitas keislamannya.
“Dengan perpaduan pendidikan akademik, keterampilan, dan pembinaan akhlak, kami berharap peserta didik mampu menjadi generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan, baik mereka yang ingin langsung berkarier maupun yang melanjutkan studi,” ujar Efrida optimis.
Guna merealisasikan target tersebut, MA Riyadlul Muta’allimin menyediakan berbagai program taktis penunjang masa depan siswa. Mulai dari bimbingan karier intensif, persiapan matang untuk tembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan sekolah kedinasan, hingga kelas keterampilan praktis seperti otomotif, tata busana, dan industri pariwisata.
Dapur kreativitas siswa juga diwadahi lewat lini ekstrakurikuler yang komplet. Di antaranya Pramuka, Pencak Silat Pagar Nusa, jurnalistik, multimedia, olahraga, seni tari, karawitan, hingga kelas kewirausahaan (entrepreneurship).
Bertabur Prestasi, Penawaran Bebas Uang Gedung
Komitmen mutu MA PrIMA bukan sekadar jargon. Terbukti, para santri dan siswa madrasah ini telah berulang kali menorehkan prestasi gemilang di tingkat kabupaten hingga provinsi. Mulai dari ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), kompetisi teknologi, ajang olahraga, seni, hingga lomba karya ilmiah.
Bagi orang tua dan calon siswa yang ingin bergabung dengan lembaga pendidikan berbasis pesantren ini, masa pendaftaran gelombang PPDB telah dibuka sejak 1 Januari dan akan berlangsung hingga 11 Juli 2026.
Kabar baiknya, pihak madrasah memberikan kebijakan yang sangat meringankan bagi masyarakat. "Kami menawarkan sejumlah keringanan biaya pendidikan, termasuk program gratis uang gedung bagi seluruh peserta didik baru," ungkap Efrida.
Proses pendaftaran dapat dilakukan dengan dua metode fleksibel. Yakni luring (tatap muka) dengan datang langsung ke Kantor MA Riyadlul Muta’allimin Mambang, Dusun Sehati RT 01 RW 04, Desa Sedayu, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, setiap hari kerja pukul 08.00–14.00 WIB. Atau bisa juga daring (online) dengan mengakses tautan resmi yang telah disediakan oleh pihak madrasah.
Adapun berkas administrasi yang perlu disiapkan antara lain fotokopi akta kelahiran, rapor, KTP orang tua, kartu keluarga, NISN, serta pas foto terbaru. Dengan ekosistem pendidikan yang inklusif dan modern, MA Riyadlul Muta’allimin siap menjadi episentrum lahirnya generasi muda Purworejo yang religius, mandiri, dan siap menaklukkan zaman. (*)
Wahyu Nur Asmani EW
