Lantik 180 Pejabat Baru, Wamen Ossy Dermawan: Anda Ujung Tombak Layanan Pertanahan Rakyat
Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan melantik 180 pejabat fungsional dan pengawas. Tekankan peran vital pejabat sebagai ujung tombak layanan pertanahan dan digitalisasi
KORANBERNAS.ID, JAKARTA--Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) resmi memperkuat barisan pelayanan teknisnya. Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, melantik dan mengambil sumpah 180 pejabat yang terdiri dari 4 Pejabat Pengawas dan 176 Pejabat Fungsional di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (12/03/2026).
Dalam pidatonya, Wamen Ossy menegaskan bahwa para pejabat yang baru dilantik merupakan “ujung tombak” yang menentukan wajah kementerian di mata publik. Ia meminta para fungsional mulai dari penata kadastral hingga pranata komputer untuk memastikan setiap layanan pertanahan—seperti pengukuran, pemetaan, dan penetapan hak—berjalan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya.
Inovasi Harus Berdampak Nyata, Bukan Sekadar Aplikasi
Wamen Ossy mengingatkan bahwa di bawah kepemimpinan Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, transformasi digital menjadi agenda harga mati. Namun, ia menekankan bahwa digitalisasi tidak boleh berhenti pada peluncuran aplikasi semata. Pejabat Pengawas dan Fungsional wajib memastikan bahwa inovasi teknologi tersebut memberikan dampak nyata yang memudahkan urusan masyarakat di lapangan.
“Transformasi layanan dan digitalisasi harus benar-benar meningkatkan kualitas pelayanan. Peran Pejabat Fungsional sangat penting agar inovasi tidak berhenti pada aplikasi, tetapi memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Ossy Dermawan.
Pelantikan ini mencakup beragam formasi strategis, termasuk Widyaiswara, Penata Ruang, Auditor, hingga Asisten Penata Kadastral Terampil. Langkah ini merupakan upaya masif Kementerian ATR/BPN dalam meningkatkan kapasitas SDM teknis. Sebagai bentuk komitmen moral, acara ditutup dengan pembacaan Pakta Integritas yang dipimpin oleh Triaz Akbar Wibowo, menandai dimulainya tugas baru para pejabat dengan semangat integritas dan akuntabilitas tinggi. (*)
Siaran Pers
