Bupati Kebumen Minta Pengurus PWI Jaga Integritas dan Profesionalisme
KEBUMEN — Bupati Kebumen Lilis Nuryani meminta jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kebumen periode 2026–2029 menjaga amanah, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik.
"Pelantikan ini menandai dimulainya tanggung jawab besar untuk menjaga integritas profesi dan merawat kepercayaan publik terhadap pers," kata Lilis Nuryani saat pelantikan Pengurus PWI Kabupaten Kebumen periode 2026–2029 yang dipimpin Ketua PWI Jawa Tengah Setyawan Hendra Kelana, Rabu (8/7/2026). Kepengurusan tersebut merupakan hasil Konferensi PWI Kabupaten Kebumen yang digelar sehari sebelumnya.
Lilis mengapresiasi kontribusi PWI Kebumen dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, pemerintah dan pers memiliki peran yang berbeda, namun sama-sama bertujuan melayani kepentingan masyarakat.
Di tengah derasnya arus informasi digital, lanjutnya, masyarakat membutuhkan informasi yang telah diverifikasi, disajikan secara berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Kecepatan memang penting, tetapi ketepatan, integritas, dan kepatuhan terhadap kode etik tetap menjadi landasan utama profesi wartawan," ujarnya.
Ia berharap PWI Kebumen terus menjadi organisasi profesi yang mampu meningkatkan kompetensi anggotanya, menjaga marwah profesi, serta melahirkan wartawan yang profesional, independen, dan dipercaya masyarakat.
Sementara itu, Ketua PWI Jawa Tengah Setyawan Hendra Kelana mengatakan peningkatan kompetensi wartawan tetap menjadi program prioritas PWI Jawa Tengah. Salah satu upaya yang terus didorong adalah penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bekerja sama dengan berbagai pihak.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah sangat diperlukan agar semakin banyak wartawan dapat mengikuti UKW. Ia mencontohkan sejumlah pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan UKW.
Pada kesempatan tersebut juga dilantik Pengurus PWI Kabupaten Kebumen periode 2026–2029 yang dipimpin Supriyanto sebagai ketua, didampingi M. Tohri sebagai wakil ketua, Imam Wahyudi sebagai sekretaris, Ilham Futurahman sebagai wakil sekretaris, serta Paryanto sebagai bendahara. (*)
Nanang W Hartono
