Disnakertrans Bantul Cek Material Padat Karya
Petugas dibagi menjadi beberapa tim mendatangi 60 titik lokasi padat karya.
KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Petugas dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul melakukan pengecekan terhadap material untuk program padat karya yang bersumber dari Dana Keistimewaan 2026, Rabu (13/5/2026).
Petugas dibagi menjadi beberapa tim dan mendatangi 60 titik lokasi padat karya. Mereka melakukan pengecekan terhadap jumlah dan kualitas material yang dikirim oleh supplier ke lokasi.
"Hari ini petugas melakukan pengecekan di 60 lokasi, guna memastikan material yang dikirim sesuai dengan RAB (Rencana Anggaran Biaya -- Red), sesuai jumlahnya serta kualitasnya. Sehingga proyek bisa berjalan lancar sesuai yang kita harapkan," kata Agung Kurniawan SH, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Bantul.
Dari hasil pengecekan diketahui material telah terkirim keseluruhan dan jumlahnya sesuai. Mulai pasir, batu, semen maupun split. "Kepada masyarakat untuk bisa memulai proyek secara serentak Senin 18 Mei 2026," tambahnya. Proyek akan berlangsung hingga 3 Juni atau 12 hari pelaksanaan.
Petugas Disnakertrans Kabupaten Bantul melakukan pengecekan material Program padat karya Dana Keistimewaan 2026, Rabu (13/5/2026). (istimewa)
Salah seorang petugas yang melakukan pengecekan, Triyatno, mengatakan dirinya melakukan pengecekan ke beberapa lokasi seperti di Semampir Pundong. Hasilnya semua sesuai RAB sesuai catatan yang dia bawa “Sudah sesuai semuanya,” katanya.
Sementara Kepala Disnakertrans Bantul, Agus Yuli Herwanta ST MT, mengatakan dari 60 lokasi program padat karya, jumlah anggaran yang digulirkan untuk material adalah Rp 900 juta. Setiap lokasi dianggarkan biaya material Rp 15 juta.
“Total anggaran setiap titik lokasi adalah Rp 55 juta, Kalau yang untuk material Rp 15 juta. Selebihnya untuk membayar HOK (Hari Orang Kerja) atau upah pekerja dan lainya,” jelasnya. (adv)
Sariyati Wijaya
