Tim UNY Tentukan Empat Paket Wisata Unggulan Desa Nglanggeran
Kerja sama Departemen Pendidikan IPS FISIP UNY dengan Desa Wisata Nglanggeran tidak hanya satu kali ini saja.
KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL -- Tim Pengabdi dari Departemen Pendidikan IPS FISIP UNY melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat Skim “Mbangun Desa” menggelar pelatihan berkesinambungan di Desa Wisata Nglanggeran Kapanewon Patuk Kabupaten Gunungkidul.
Berbekal blueprint yang disusun, UNY menentukan empat paket wisata unggulan Desa Wisata Nglanggeran yaitu tracking Gunung Api Purba, Embung Nglanggeran, Pengenalan Kakao Hulu ke Hilir dan Edukasi Pembuatan Dodol Coklat Nglanggeran.
“Empat paket wisata unggulan tersebut sudah diintegrasikan dengan tujuan pembelajaran yang akan tertulis pada Modul Ajar atau RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam) di satuan pendidikan baik SD, SMP dan SMA,” kata Dr Raras Gistha Rosardi M Pd melalui siaran pers yang diterima koranbernas.id, Rabu (13/5/2026).
Selain Dr Raras, tim UNY terdiri Dr Sudrajat M Pd, Happri Novriza Setya Dhewantoro M Pd dan Primanisa Inayati Azizah M Pd serta dua mahasiswa yaitu Chandra Lubisa dan Muhammad Edriashalwa Dhimas.
Berkelanjutan
Mereka menggelar kegiatan yang didanai Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) UNY. Kali ini berjudul Pelatihan Pembuatan Kurikulum untuk Pendidikan Kader Muda Ekowisata di Gunung Api Purba, Nglanggeran Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.” Mitra dari kegiatan Pengabdian Masyarakat skim “Mbangun Desa” adalah pengelola Desa Wisata Nglanggeran yang dikoordinir oleh Sugeng Handoko ST.
“Kerja sama Departemen Pendidikan IPS FISIP UNY dengan Desa Wisata Nglanggeran tidak hanya satu kali ini saja akan tetapi sudah terjalin dari kegiatan FGD Pariwisata Berkelanjutan tahun 2021, Praktisi Mengajar tahun 2023 dan 2025,” kata Raras.
Kerja sama berlanjut pada tahun 2026 mengingat adanya kebutuhan mitra pengabdian. Desa Wisata Nglanggeran meminta tim dari UNY untuk memberikan pelatihan kurikulum tentang eduwisata yang sesuai dengan paket unggulan wisata di Nglanggeran.
“Alhamdulillah kegiatan pengabdian ini dimulai dengan koordinasi awal antara Tim Pengabdi UNY dengan saudara Sugeng Handoko pada Jumat 24 April 2026. Kami melakukan koordinasi melalui zoom meeting yang membahas terkait dengan gambaran awal kegiatan PkM “Mbangun Desa, tujuan pengabdian, road map dan detail kebutuhan dari pengelola Desa Wisata Nglanggeran, Gunungkidul,” lanjutnya.
Pelatihan
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan pelatihan yang dikemas dalam bentuk FGD (Focus Group Discussion). Perwakilan dari pengelola Desa Wisata Nglanggeran ada 5 orang dan UNY terdiri 4 dosen beserta 2 mahasiswa.
Pelatihan dilaksanakan Minggu 10 Mei 026 dimulai pukul 09:00 di Sekretariat Gunung Api Purba Nglanggeran Gunungkidul. FGD diisi sambutan Ketua Pokdarwis Nglanggeran, Marsudi, dilanjutkan Dr Sudrajat selaku perwakilan dari Tim Pengabdi UNY.
“Pendidikan dan pariwisata merupakan dua sektor yang dapat “dikawinkan” atau istilahkan diintegrasikan dengan sangat cantik sehingga semua lini dapat berjalan saling bersinergi. Inilah yang dilakukan oleh tim kami,” kata Raras.
Mereka melakukan diskusi, sharing dan beberapa kesepakatan terutama yang terkait dengan rancangan kurikulum bagi kader muda pelaksana ekowisata di Nglanggeran.
Nilai karakter
Kurikulum dirancang dari Tim Pengabdi UNY dengan memasukkan nilai-nilai karakter dari 18 nilai karakter dari pusat kurikulum Kemdikdasmen, 8 dimensi profil lulusan pembelajaran mendalam dan profil pelajar Pancasila.
Dari Pengelola Desa Wisata menyampaikan apa saja kebutuhan yang menunjang Eduwisata di Nglanggeran, yaitu silabus paket wisata edukasi dan informasi tentang kegiatan eduwisata yang terwujud dalam poster yang mudah diakses dan dipahami oleh wisatawan dari peserta didik sekolah.
“Kegiatan pengabdian ini masih akan berlanjut pada bulan Juli 2026 bersama dengan kegiatan Merti Desa Nglanggeran dengan melakukan pelatihan secara masif dengan para pengelola desa Wisata Nglanggeran terutama bagi pada tour guide,” kata Raras. (*)
Sariyati Wijaya
