Dagadu Djokdja Jalin Kolaborasi Strategis dengan UBSI

Dagadu Djokdja membuka ruang bagi mahasiswa menjalani program magang.

Dagadu Djokdja Jalin Kolaborasi Strategis dengan UBSI
Penyerahan sertifikat oleh Co Founder Yayasan BSI kepada Direktur Utama PT Aseli Dagadu Djokdja, Mia Argianti. (muhammad zukhronnee muslim/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Brand ikonik asal Yogyakarta, Dagadu Djokdja, terus memperkuat kiprahnya di industri kreatif dengan menjalin kolaborasi strategis bersama Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI).

Penandatanganan kerja sama berlangsung di Dagadu Yogyatourium, Gedongkuning Yogyakarta, Kamis (4/9/2025), sebagai langkah nyata mendekatkan industri kreatif dengan dunia pendidikan.

Kolaborasi ini mencakup banyak aspek, mulai dari perancangan, produksi, penjualan hingga pemasaran merchandise dengan melibatkan kreativitas mahasiswa UBSI.

Selain itu, Dagadu Djokdja juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk menjalani program magang, sehingga mereka bisa merasakan pengalaman langsung bekerja di industri kreatif dan pemasaran.

UBSI Bekasi

Langkah paling menarik dari kerja sama ini adalah dibukanya toko offline Dagadu Djokdja di kampus UBSI Kaliabang Bekasi. Keberadaan toko itu tidak hanya dilihat sebagai strategi bisnis, melainkan juga simbol kebanggaan bersama serta ruang promosi yang bisa diakses sivitas akademika maupun masyarakat sekitar.

Direktur Utama PT Aseli Dagadu Djokdja, Mia Argianti, menegaskan pihaknya sangat antusias dengan kerja sama ini karena sejalan dengan semangat Dagadu yang sejak awal lekat dengan masyarakat.

“Kami senang sekali bisa bermitra dengan UBSI yang punya visi Kampus Digital Kreatif. Bagi Dagadu, kerja sama ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga komitmen mendukung talenta muda Indonesia," katanya.

"Kami melibatkan mahasiswa dalam proses kreatif hingga pemasaran akan melahirkan ide-ide segar yang memperkaya industri kreatif lokal, sekaligus menjaga semangat Dagadu yang dekat dengan masyarakat,” lanjutnya.

Nilai tambah

Selain membuka toko dan magang, Dagadu Djokdja bersama UBSI juga sepakat menggelar berbagai event kolaboratif, baik di kampus maupun di luar kampus. Rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat brand image, meningkatkan eksposur, sekaligus memberi nilai tambah bagi kedua belah pihak.

Co-Founder Yayasan BSI, Naba Aji Notoseputro, menilai kolaborasi ini penting sebagai jembatan antara teori di ruang kelas dengan praktik nyata di lapangan.

“Mahasiswa tidak hanya mendapat ilmu akademik, tetapi juga pengalaman kerja relevan di industri kreatif. Toko Dagadu di kampus UBSI menjadi simbol sinergi bisnis sekaligus promosi yang saling menguntungkan,” ujarnya.

Kemitraan Dagadu Djokdja dan UBSI tidak hanya dimaksudkan untuk memperkuat posisi keduanya di bidang pendidikan dan industri, tetapi juga sebagai kontribusi bagi masyarakat luas. Melalui program berkelanjutan, kolaborasi ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat industri kreatif lokal, serta memberi dampak nyata bagi ekosistem ekonomi kreatif Indonesia. (*)