​Bukan Sekadar Tumpukan Kertas, Kantah Bantul Sabet Gelar Unit Kearsipan Terbaik Nasional

Kantor Pertanahan Kabupaten Bantul resmi dinobatkan sebagai Satker Unit Kearsipan Terbaik Daerah oleh Kementerian ATR/BPN. Keberhasilan ini membuktikan keunggulan tata kelola dokumen dan transformasi digital dalam pelayanan pertanahan di Bantul ​

​Bukan Sekadar Tumpukan Kertas, Kantah Bantul Sabet Gelar Unit Kearsipan Terbaik Nasional
Seremoni penyerahan penghargaan dengan pengelolaan arsip terbaik untuk Kantah Bantul. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, BANTUL--Siapa bilang urusan arsip itu membosankan dan identik dengan gudang berdebu? Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bantul baru saja mematahkan stigma tersebut. Lewat transformasi tata kelola dokumen yang rapi dan modern, mereka sukses membawa pulang penghargaan sebagai Satuan Kerja (Satker) Unit Kearsipan Terbaik Daerah.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dr. Dalu Agung Darmawan, M.Si., kepada Kepala Kantah Bantul, Tri Harnanto, S.Sos., M.H., QRMP., di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Mengapa Prestasi Ini Penting?

Di dunia pertanahan, arsip adalah nyawa. Setiap lembar sertifikat dan warkah memiliki nilai hukum yang krusial bagi masyarakat. Keberhasilan Kantah Bantul meraih predikat terbaik membuktikan bahwa mereka tidak main-main dalam menjaga keamanan dan kerapian dokumen negara.

Beberapa poin utama yang membuat Kantah Bantul unggul, antara lain adalah Ketertiban Administrasi sehingga pengelolaan fisik dokumen sistematis dan proses pencarian data menjadi super cepat.

Kemudian Digitalisasi Arsip, yang merupakan langkah nyata menuju paperless yang mendukung transparansi pelayanan serta ​Akuntabilitas Tinggi yang membuat pengelolaan arsip di Kantah Bantul memenuhi standar kearsipan dan regulasi nasional sehingga menjamin data tanah masyarakat aman terlindungi.

Hasil Kerja Keras Kolektif

​Kepala Kantah Bantul, Tri Harnanto, menekankan bahwa piala ini bukan sekadar pajangan di lemari kantor. Menurutnya, capaian ini adalah buah dari dedikasi seluruh tim yang sadar bahwa manajemen kearsipan yang baik adalah pondasi dari pelayanan publik yang profesional.

Ini adalah motivasi besar bagi kami. Arsip bukan hanya soal masa lalu, tapi soal bagaimana kita melayani masyarakat dengan lebih transparan dan cepat di masa depan, ujar Tri Harnanto dengan optimis.

​Dengan penghargaan ini, Kantah Bantul kini menjadi role model bagi kantor-kantor pertanahan lain di Indonesia. Transformasi kearsipan digital yang mereka usung diharapkan mampu mempercepat proses pengurusan tanah dan meminimalisir risiko sengketa akibat hilangnya dokumen. (*)