BSI Menyediakan Mobil Mushalla dan Mesin Penukar Botol Plastik di Jogja Marathon

Berkapasitas sekitar 15 orang dan dilengkapi pendingin ruangan, sajadah, mukena, sarung, akses air wudhu hingga sandal.

BSI Menyediakan Mobil Mushalla dan Mesin Penukar Botol Plastik di Jogja Marathon
Fasilitas mobil mushalla yang disediakan BSI dalam Jogja Marathon 2026. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Ribuan pelari yang ambil bagian dalam Mandiri Jogja Marathon 2026 tak perlu khawatir kehilangan waktu beribadah di tengah padatnya agenda lomba, Minggu (21/6/2026).

PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Persero Tbk menyediakan dua mobil mushalla lengkap dengan fasilitas wudhu dan perlengkapan salat untuk memudahkan peserta menjalankan ibadah selama acara berlangsung.

Keberadaan mobil musholla tersebut menjadi salah satu layanan BSI dalam rangka mendukung gelaran lari tahunan yang digelar di Yogyakarta. Masing-masing mobil berkapasitas sekitar 15 orang dan dilengkapi pendingin ruangan, sajadah, mukena, sarung, akses air wudhu hingga sandal.

Tak hanya mendukung aspek spiritual, BSI juga membawa misi kepedulian lingkungan melalui penyediaan Reverse Vending Machine (RVM), mesin penukar botol plastik yang tersebar di sejumlah titik penyelenggaraan Mandiri Jogja Marathon 2026.

Sahabat spiritual

Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2026), mengatakan berbagai fasilitas tersebut merupakan wujud komitmen perseroan untuk menjadi sahabat finansial, sosial sekaligus spiritual bagi masyarakat.

"Kami berupaya untuk hadir di masyarakat sebagai sahabat finansial, sosial dan spiritual. Melalui event Mandiri Jogja Marathon 2026, kami hadir dengan memberikan kenyamanan beribadah bagi pelari dan juga ikut berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan melalui penyediaan RVM," kata Wisnu.

Mesin RVM BSI berada di area race pack collection, lokasi start race, Teras Malioboro 1, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta serta Universitas Aisyiyah Yogyakarta. Masyarakat yang memasukkan botol plastik ke dalam mesin tersebut akan mendapatkan imbalan Rp 500 per botol tanpa batas maksimal.

Selain itu, BSI juga menyiapkan satu unit ambulans untuk mengantisipasi kebutuhan medis peserta selama perlombaan berlangsung. Menurut Wisnu, BSI ingin memperkuat perannya tidak hanya sebagai lembaga jasa keuangan, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat.

Berbagai promo

"Kami terus memperkuat peran BSI yang tidak hanya hadir sebagai mitra finansial, melainkan ikut menjadi bagian gaya hidup sehat melalui event lari. Jika badan sehat, maka kita bisa mengelola keuangan secara baik," ujarnya.

Dalam rangkaian Mandiri Jogja Marathon 2026, BSI juga menawarkan berbagai promo dan aktivitas di booth, mulai dari pembukaan BSI Emas, Tabungan Haji, hingga sejumlah program menarik lainnya.

Program RVM yang dijalankan BSI secara nasional menunjukkan dampak yang signifikan. Hingga Mei 2026, sebanyak 70 mesin RVM yang telah beroperasi sejak merger BSI tercatat mampu mengurangi emisi karbon hingga 450 ton CO2 ekuivalen, atau setara dengan sekitar 4,5 juta botol plastik.

Program tersebut juga memberikan manfaat ekonomi dengan melibatkan puluhan UMKM dalam mengolah limbah plastik menjadi berbagai produk bernilai guna. Nilai tambah ekonomi yang dihasilkan telah mencapai lebih dari Rp 300 juta, sementara jumlah pengguna RVM BSI telah melampaui 38 ribu orang.

Dengan fasilitas ibadah, layanan kesehatan serta program pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, BSI berupaya menjadikan Mandiri Jogja Marathon 2026 tidak sekadar ajang olahraga, tetapi juga ruang untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan kebutuhan spiritual masyarakat. (*)