Pelatih Taekwondo Kulonprogo Disumpah, Kejar Tiga Besar Porda DIY 2027

Program latihan sudah mulai berjalan sejak 15 April 2026.

Pelatih Taekwondo Kulonprogo Disumpah, Kejar Tiga Besar Porda DIY 2027
Pengambilan sumpah dan tanda tangan kontrak pelatih Taekwondo di Wates pada Minggu (3/5/2026). Istimewa

KORANBERNAS.ID, KULONPROGO -- Pengurus Kabupaten Taekwondo Indonesia (Pengkab TI) Kulonprogo mulai memanaskan mesin menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2027. Salah satu langkah awal dilakukan dengan pengambilan sumpah pelatih dan penandatanganan kontrak kerja di Wates, Minggu (3/5/2026).

Ketua Umum Pengkab TI Kulonprogo, Master Zuharsono Azhari, mengatakan, momentum ini menjadi bagian dari penataan pembinaan atlet sejak dini. Apalagi, capaian pada Porda DIY 2025 masih belum sesuai harapan.

“Waktu itu kita peringkat empat dengan satu medali emas. Ke depan, target kami bisa masuk tiga besar,” ujar Zuharsono.

Menurut dia, target tersebut bukan tanpa tantangan. Pembentukan tim yang berisi 17 atlet sempat menghadapi kendala di awal pelatihan kabupaten. Meski begitu, program latihan sudah mulai berjalan sejak 15 April 2026.

Sejak awal

Sebanyak empat pelatih resmi diambil sumpahnya dalam kegiatan tersebut, sementara seorang pelatih lainnya belum dapat datang. Prosesi sumpah dipandu Hardiyanto untuk pelatih beragama Islam dan Sekretaris Umum Pengkab TI Kulonprogo, A Fibri Adhi Tri Atmaja, untuk pelatih Nasrani.

Hadir pula Wakil Ketua Umum II KONI Kulonprogo Kusdira bersama Ketua Bidang Organisasi Sujiran. Kusdira menyambut positif langkah Pengkab TI Kulonprogo mempersiapkan atlet sejak awal. Menurutnya, konsistensi latihan menjadi kunci meningkatkan prestasi pada ajang Porda mendatang.

Dengan capaian satu medali emas pada edisi sebelumnya, upaya mengejar target tiga besar menjadi pekerjaan rumah yang tidak ringan bagi tim taekwondo Kulonprogo. (*)