Harga Emas Meroket, Jawa Gold Jadi Alternatif Investasi yang Menguntungkan

Emas memiliki daya tahan nilai yang lebih stabil dibanding saham.

Harga Emas Meroket, Jawa Gold Jadi Alternatif Investasi yang Menguntungkan
COO Toko Mas Jawa, Mona Pangestu, di sela pembukaan pameran "Golden Dream: Jawa Mores Academy" di JCM, Kamis (4/12/2025). (yvesta putu ayu palupi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Tren kenaikan harga emas yang terus meroket sepanjang 2025 membuat instrumen logam mulia kembali menjadi perhatian masyarakat, terutama generasi muda yang mulai mencari instrumen investasi yang stabil.

Saat pameran Golden Dream: Jawa Mores Academy di Jogja City Mall (JCM) selama empat hari sejak Kamis (4/12/2025), Toko Mas Jawa memperkenalkan produk logam mulia mereka, Jawa Gold. Ini sebagai alternatif investasi yang lebih menguntungkan dan mudah diakses.

Pameran yang dikemas dengan nuansa nostalgia sekolah ini tidak sekadar menawarkan pengalaman berbelanja perhiasan, tetapi juga mengedukasi generasi baru mengenai pentingnya memahami investasi emas.

“Generasi sekarang itu menurut kami masih kurang tahu tentang investasi emas. Karena itu kami bikin event ini supaya tidak hanya belanja, tapi juga mendapat pengalaman baru dan belajar,” ujar Mona Pangestu, COO Toko Mas Jawa, di sela pembukaan pameran.

Meningkat drastis

Mona mengungkapkan harga meningkat drastis. Tahun ini saja sudah naik 60 persen. “Kalau dibandingkan instrumen lain, emas jauh lebih menjanjikan, karena ketika keadaan negara tidak menentu, kita punya fisiknya. Barangnya ada di tangan kita,” jelasnya.

Menurutnya, emas memiliki daya tahan nilai yang lebih stabil dibanding saham atau instrumen lain. Saat pasar keuangan goyah, emas justru sering menjadi pelarian aman (safe haven). “ Kalau emas turun pun, selama barangnya masih di kita, kita belum rugi. Tinggal simpan saja,” tegasnya.

Salah satu yang menjadi sorotan dalam pameran ini adalah diperkenalkannya produk Jawa Gold, logam mulia yang dicetak sendiri oleh Toko Mas Jawa. Produk ini diklaim memiliki keunggulan pada spread, yakni selisih antara harga jual dan beli yang lebih tipis sehingga memberi potensi keuntungan lebih besar bagi investor.

“Karena Jawa Gold ini kita cetak sendiri, spread jual belinya lebih ringan. Jadi kalau harga naik sedikit saja, investor sudah bisa dapat keuntungan lebih cepat,” jelasnya.

Diakui Pegadaian

Produk Jawa Gold juga telah melalui proses pemeriksaan dan telah diakui oleh Pegadaian, membuka peluang bagi masyarakat untuk menggadaikan produk tersebut kapan pun dibutuhkan. “Pegadaian sudah cek dan sudah ACC. Jadi kalau customer mau menggadaikan, sudah bisa diterima,” tambahnya.

Mona menambahkan, pameran kali ini juga menyuguhkan sejumlah aktivitas untuk menarik pengunjung, mulai dari kelas melting, permainan panahan, basket, hingga layanan free jewelry cleaning yang bisa dinikmati siapa saja tanpa harus membeli produk. “Kalau mau mencuci perhiasan merek lain pun tidak apa-apa,” ujarnya.

Selain itu, Toko Mas Jawa juga menampilkan berbagai model perhiasan kekinian, dari desain kecil untuk anak muda hingga koleksi berlian. Harga yang ditawarkan pun sangat beragam, mulai dari Rp 300 ribu hingga perhiasan kelas atas.

Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas, Toko Mas Jawa terus memperluas jaringan usahanya. Saat ini mereka memiliki 16 cabang dan segera menambah dua lagi, yakni di Sleman City Hall dan Ambarawa pada akhir Desember 2025.

Rebranding Semar

“Kita sudah 15 tahun di Jogja, cuma karena rebranding dari Semar Jawa menjadi Toko Mas Jawa, kita ingin mengenalkan kembali ke customer. Kita ada di Tugu, di Godean, sampai di seberang Prambanan. Hingga kini total sudah mau 18 cabang,” jelasnya.

Produk-produk perhiasan mereka juga sebagian besar dibuat oleh pabrik emas lokal, sehingga turut mendorong ekonomi kreatif dan menyerap tenaga kerja lokal. Di tengah kondisi ekonomi global yang masih tidak stabil, emas kembali menunjukkan posisinya sebagai aset yang nilai intrinsiknya kuat. Produk seperti Jawa Gold memperkaya pilihan masyarakat untuk berinvestasi secara aman dan berjangka panjang.

Dengan kenaikan harga emas yang diprediksi akan terus merangkak dan permintaan yang terus meningkat, Toko Mas Jawa optimistis Jawa Gold akan menjadi pilihan utama bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang mulai melek finansial.

“Intinya, emas itu adalah barang yang kita pegang. Selama ada di kita, nilainya tetap ada. Itulah kenapa investasi emas, termasuk Jawa Gold, menjadi pilihan yang menjanjikan ke depan,” katanya. (*)