Gubernur NTT dan Diaspora Berdialog di Yogyakarta
Dia mengajak masyarakat perantauan menunjukkan citra positif masyarakat NTT.
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menggelar silaturahmi dan dialog bersama diaspora NTT yang berada di DIY, Sabtu (26/4/2026), di Ikan Bakar Pantai Timur.
Kegiatan ini menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat NTT yang merantau di Yogyakarta, sekaligus mendorong kontribusi diaspora dalam pembangunan daerah asal.
Melkiades dalam pertemuan itu mengungkapkan pembangunan NTT tidak bisa hanya dilakukan dari dalam wilayah provinsi saja, Namun membutuhkan peran aktif masyarakat NTT yang berada di berbagai daerah di Indonesia maupun di luar negeri.
“NTT tidak bisa dibangun hanya dari dalam wilayah NTT saja. Kita membutuhkan kontribusi seluruh potensi masyarakat NTT di mana pun berada,” ujarnya.
Citra positif
Dia mengajak masyarakat perantauan menunjukkan citra positif masyarakat NTT melalui karya nyata, kreativitas, serta usaha produktif di daerah tempat mereka tinggal. Salah satu contoh yang diapresiasi oleh gubernur adalah restoran Ikan Bakar Pantai Timur yang dinilai mampu memperkenalkan kuliner khas NTT di Yogyakarta.
Restoran yang baru berdiri sekitar delapan bulan tersebut berkembang pesat dan menjadi salah satu destinasi kuliner yang menarik perhatian masyarakat. Konsep yang mengangkat cita rasa khas NTT dipadukan dengan nuansa budaya etnik. “Resto ini mampu memberikan suasana yang membuat para perantau asal NTT merasa seperti pulang kampung,” ungkapnya.
Sementara Humas restoran, Memoris TF Sarumaha, mengatakan kehadiran Gubernur NTT menjadi momentum penting bagi komunitas diaspora NTT di Yogyakarta. “Kehadiran Bapak Gubernur menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat NTT yang berada di perantauan,” ujarnya.
Restoran tersebut menyediakan berbagai menu khas NTT seperti ikan bakar rica, ikan bakar gurih, ikan goreng rempah, tuna kuah kuning, sayur rumpu rampe serta beragam sambal khas daerah itu.
Ruang pertemuan
Selain sebagai tempat menikmati kuliner, restoran ini juga menjadi ruang pertemuan bagi masyarakat perantau dari NTT yang berada di Yogyakarta untuk membangun jejaring dan kegiatan positif.
Dalam dialog bersama diaspora, Melkiades memperkenalkan semangat pembangunan daerah melalui gerakan “Ayo Bangun NTT, Beta NTT Manis dan Baik, Baku Sayang dan Baku Jaga”. Tema ini menjadi bagian dari visi pembangunan lima tahun ke depan yang menekankan pentingnya kolaborasi seluruh masyarakat NTT, baik yang berada di daerah asal maupun di perantauan.
Acara tersebut dihadiri berbagai komunitas diaspora NTT, tokoh senior, sesepuh, ikatan keluarga pelajar dan mahasiswa dari 21 kabupaten/kota se-NTT yang berada di Yogyakarta, serta pekerja lintas provinsi.
Kegiatan diawali penampilan seni budaya di antaranya Tari Bidu dari Malaka serta Tari Raminten Raminto Tolak Bala yang dipersembahkan oleh Raminten Group dari Yogyakarta.
Yvesta Putu Ayu Palupi
