Dosen UMBY Mendorong Kemandirian Ekonomi Desa lewat Website Gema Desa
KORANBERNAS.ID, BANTUL – Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) kembali menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang digelar pada Minggu, 28 Juni 2026, di Desa Kalongan RT 08, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Kegiatan ini mengusung tema Gema Desa, yaitu Gerakan Ekonomi Mandiri dari Desa, sebagai upaya memperkuat kapasitas pelaku UMKM dan Koperasi desa di dalam menghadapi era digital saat ini.
Siaran pers yang diterima koranbernas.id Selasa (30/06/2026) menyebutkan, kegiatan PkM diketuai oleh Djaelani Susanto, M.M., dengan anggota tim Dr. Busthanul Arifin. Acara dihadiri oleh para pelaku UMKM, tokoh masyarakat, serta warga Desa Kalongan RT 08 yang antusias mengikuti rangkaian materi dan diskusi secara interaktif.
Dr. Busthanul Arifin sedang memperkenalkan website gema-desa.com. (Istimewa).
Pada sesi pertama, Dr. Busthanul Arifin, dosen dan pakar digital marketing, secara resmi memperkenalkan dan melakukan soft launching website Gema Desa yang dapat diakses melalui www.gema-desa.com. Platform ini merupakan wadah dalam pendampingan koperasi dan UMKM di tingkat desa. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal melalui pemanfaatan teknologi informasi. Layanan yang ditawarkan mencakup spektrum yang luas, mulai dari pendirian dan penguatan koperasi, pengembangan UMKM, pelatihan bersertifikat, fasilitasi BUMDes, hingga pemasaran digital produk desa. Bagi pelaku UMKM khususnya, Gema Desa membantu proses naik kelas secara menyeluruh, dari pengurusan legalitas usaha, pembukuan sederhana, branding produk, hingga membawa produk lokal masuk ke marketplace digital.
Sesi kedua disampaikan oleh Djaelani Susanto, M.M., dosen dan konsultan UMKM dan koperasi, yang juga sudah bersertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Djaelani membawakan materi berjudul "Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pemasaran Digital". Dalam paparannya, peserta diperkenalkan pada berbagai teknologi AI yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pemasaran digital, mulai dari pembuatan konten promosi, desain visual produk, penulisan deskripsi produk, analisis pasar, hingga penyusunan strategi pemasaran yang lebih efektif melalui media sosial dan marketplace.
Peserta juga diberi contoh penggunaan sejumlah aplikasi berbasis AI yang mudah diakses dan dapat langsung diterapkan oleh pelaku UMKM untuk meningkatkan produktivitas serta efisiensi usaha. Antusiasme peserta tampak dari banyaknya pertanyaan dan diskusi mengenai penerapan AI dalam pengembangan bisnis skala desa.
Ketua RT 08 sekaligus Ketua Kelompok UMKM Desa Kalongan, Agus Purwanto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, program PkM UMBY memberikan wawasan baru yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dari Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Peluncuran website Gema Desa menjadi langkah nyata untuk memaksimalkan produk-produk UMKM kami kepada masyarakat yang lebih luas. Materi mengenai pemanfaatan AI juga membuka wawasan bahwa teknologi saat ini dapat dimanfaatkan dengan mudah untuk membantu pemasaran produk. Semoga kerja sama ini terus berlanjut sehingga UMKM Desa Kalongan semakin maju dan mandiri," ujar Agus Purwanto.
Melalui kegiatan ini, Universitas Mercu Buana Yogyakarta berharap sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat terus terjalin dalam mendorong transformasi digital desa. Program Gema Desa diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya ekosistem ekonomi desa yang lebih mandiri, inovatif, dan berdaya saing di era digital.
Dengan memadukan pemanfaatan teknologi informasi melalui website dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), masyarakat desa diharapkan mampu meningkatkan kualitas pemasaran, memperluas akses pasar, serta menciptakan peluang ekonomi baru yang berkelanjutan. (*)
Siaran Pers
