Berkarya 14 Tahun, NasDem DIY Tak Ingin Jadi Beban Rakyat

Tren suara NasDem terus meningkat. Saat ini, NasDem memiliki sembilan kursi di DPR RI.

Berkarya 14 Tahun, NasDem DIY Tak Ingin Jadi Beban Rakyat
Ivanhoe Semen, Ketua Bidang Hubungan Sayap dan Badan DPP Partai NasDem menyampaikan keterangan pers di Yogyakarta, Jumat (31/10/2025). (yvesta putu ayu palupi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Memasuki usia ke-14, Partai NasDem menegaskan komitmennya tetap menjadi partai politik yang berkarya di tengah masyarakat, bukan menjadi beban rakyat.

Ivanhoe Semen selaku Ketua Bidang Hubungan Sayap dan Badan DPP Partai NasDem di Yogyakarta, Jumat (31/10/2025), menyebutkan 14 tahun perjalanan partai bukanlah waktu yang singkat, namun juga belum terlalu panjang untuk berhenti berbenah.

"14 tahun memang belum bisa disebut tua, tapi juga bukan baru. Dalam perjalanan ini, NasDem telah membuktikan diri sebagai partai yang konsisten tumbuh dan dipercaya publik," ungkapnya.

Tren suara NasDem dari Pemilu ke Pemilu terus meningkat. “Saat ini, NasDem memiliki sembilan kursi di DPR RI, dan wakil rakyat di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota juga bertambah,” jelas Ivanhoe.

Persoalan rakyat

Menurutnya, keberhasilan itu bukan semata hasil kerja politik melainkan buah dari hubungan erat antara partai dan rakyat. “Kami selalu menegaskan pesan Ketua Umum, partai politik jangan sampai menjadi beban bagi masyarakat, tapi justru menjadi jawaban atas persoalan rakyat. Itu yang kami pegang teguh di seluruh tingkatan organisasi,” katanya.

Ivanhoe menyatakan semangat perubahan yang dibawa NasDem tidak hanya diwujudkan dalam bentuk kebijakan, tetapi juga melalui gerakan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Dia menilai langkah DPW NasDem DIY menjadi contoh nyata bagaimana partai dapat menanamkan nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.

“Kegiatan seperti donor darah, olahraga rakyat dan ajang kreativitas anak muda adalah bentuk politik yang membumi. Politik yang bukan sekadar wacana di ruang elite, tetapi politik yang hidup di jalanan, di lapangan dan di hati rakyat,” ujarnya.

Politik restorasi

Menurut dia, capaian NasDem selama 14 tahun menjadi bukti bahwa politik restorasi dapat berjalan berdampingan dengan semangat kemanusiaan.

“NasDem lahir dari semangat perubahan. Kini, setelah 14 tahun, kami membuktikan bahwa idealisme itu bukan hanya slogan. Kami hadir untuk bekerja, untuk meneguhkan harapan dan untuk memastikan rakyat benar-benar merasakan manfaat dari keberadaan partai politik,” tambahnya.

Sementara Widi Sutikno selaku Ketua Panitia HUT ke-14 Partai NasDem Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengungkapkan rangkaian kegiatan peringatan HUT  berlangsung sejak akhir Oktober hingga puncak acara 11 November 2025.

Menurut Widi, perayaan tahun ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperlihatkan konsistensi NasDem dalam membawa arus perubahan yang nyata.

Wujud kepedulian

“Kami ingin ulang tahun ini bukan menjadi pesta mewah, tapi wujud nyata kepedulian. Sejak 26 Oktober kemarin, kami sudah memulai kegiatan sosial seperti cek kesehatan gratis dan donor darah massal bekerja sama dengan PMI Sleman. Kami ingin membuktikan bahwa NasDem bukan partai yang hanya bicara politik, tapi juga bergerak untuk meringankan beban rakyat,” ungkapnya.

Selain pelayanan kesehatan, Widi menambahkan berbagai kegiatan olahraga dan kreativitas anak muda juga disiapkan untuk meramaikan HUT ke-14 ini. “Kita akan menggelar turnamen Mini Soccer dan Esport Mobile Legends, melibatkan generasi muda Yogyakarta agar mereka bisa berkolaborasi dan menyalurkan energi positif. Kami ingin generasi Z melihat partai politik bukan sebagai sesuatu yang jauh, tapi sebagai ruang kolaborasi untuk kebaikan bersama,” jelasnya.

Puncak acara akan digelar di kantor DPW NasDem DIY Jalan Kenari Yogyakarta dengan dihadiri seluruh pengurus, anggota DPRD, organisasi sayap seperti Garda Pemuda, Garda Wanita (Garnita), hingga Barisan Muda NasDem. Acara ini juga akan terhubung secara daring dengan 34 DPW se-Indonesia untuk mendengarkan arahan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.

“Momentum 11 November nanti menjadi saat untuk meneguhkan kembali semangat Restorasi Indonesia, menyatukan energi seluruh kader di tingkat nasional,” tambah Widi. (*)