Selasa, 15 Jun 2021,


tradisi-setiap-ramadan-pan-diy-bagikan-bingkisan-untuk-anak-yatim-dan-duafaPenyerahan bingkisan PAN DIY untuk duafa dan anak yatim. (sholikul hadi/koranbernas.id)


Siaran Pers
Tradisi Setiap Ramadan, PAN DIY Bagikan Bingkisan untuk Anak Yatim dan Duafa

SHARE

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA – Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim dan duafa sekaligus mengisi ibadah di bulan suci Ramadan, DPW Partai Amanat Nasional (PAN) DIY bersama Fraksi PAN DPRD DIY membagikan bingkisan, Sabtu (24/4/2021).


Secara simbolis paket yang berisi sembako dan bahan pangan itu dibagikan di lobi depan DPRD DIY kepada perwakilan tukang becak, pengemudi ojek online, pedagang kaki lima (PKL), buruh gendong maupun difabel. Total dibagikan sejumlah 200-an paket.

  • Jangan Sampai ke Kraton Jogja Pakai Visa
  • Menjadi Guru Milenial

  • Satu per satu bingkisan tersebut diserahkan Ketua DPW PAN DIY yang juga Wakil Ketua DPRD DIY, Suharwanta didampingi Sekretaris DPW PAN DIY, Indaruwanto.

    Tampak hadir pula pada kegiatan Semarak Ramadan  1442 H kali ini Ketua Fraksi PAN DPRD DIY Atmaji beserta anggotanya maupun Ketua DPD PAN Kota Yogyakarta Arif Noor Hartanto.

  • Wakaf Sumur Bikin Warga Dusun Lega
  • Ketersediaan Pangan Tak Penuhi Populasi Manusia

  • “Kegiatan PAN peduli anak yatim dan duafa merupakan tradisi yang sudah berjalan bertahun-tahun setiap bulan Ramadan,” ungkap Atmaji.


    Ini merupakan bentuk ikhtiar supaya masyarakat tidak terlalu berat merasakan dampak akibat pandemi. Seiring dengan terdistribusikannya bantuan ke masyarakat, kepedulian Fraksi PAN DPRD DIY akan diwujudkan melalui penganggaran maupun regulasi. “Perda perlindungan petani dan nelayan sudah ada. Sebentar lagi ada perda difabel,” kata dia.


    Suharwanta menambahkan kepedulian merupakan nafas PAN DIY berkiprah di masyarakat. Komitmen itu juga dipegang teguh para anggota dewan dari parpol beralambang matahari terbit itu.

    Adapun implementasinya bisa berupa gagasan program maupun dukungan kebijakan agar pemerintah berpihak atau menguntungkan masyarakat yang kurang beruntung atau belum sejahtera. “Kami berharap kegiatan hari ini hanya simbol, dalam keseharian PAN selalu peduli kepada masyarakat,” ungkapnya.

    Diakui, salah satu permasalahan yang dihadapi DIY adalah kesenjangan dan kemiskinan. Jika sebelum pandemi angka kemiskinan 11 persen saat ini meningkat pada kisaran 12,8 persen.

    Inilah tantangan bagi Pemda DIY untuk mengubah keadaan supaya ekonomi DIY yang sempat terguncang menjadi lebih baik.

    “Semua pelaku ekonomi merasakan. Kita berdoa bersama semoga pandemi segera berlalu dan keadaan pulih lagi, masyarakat sejahtera bersama PAN. Semoga PAN bisa selalu membawa aspirasi dan kebaikan bagi warga DIY,” kata Suharwanta seraya mengajak masyarakat ikut berjuang dalam rangka pemulihan ekonomi. (*)


    TAGS: pan diy ramadan 

    SHARE


    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini