YIA Xpress Jadi Primadona, Penumpang KAI Bandara Yogyakarta Tembus 1,8 Juta
Angka tersebut meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu.
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Layanan kereta bandara Yogyakarta kembali mencatat kinerja positif sepanjang delapan bulan pertama tahun ini. PT Railink selaku operator mengumumkan jumlah penumpang KAI Bandara tembus 1,8 juta orang pada periode Januari-Agustus 2025. Angka tersebut meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1,7 juta penumpang.
Kontributor terbesar pertumbuhan itu datang dari layanan YIA Xpress sekaligus menjadi primadona. Dalam waktu singkat kereta api itu berhasil menjadi pilihan utama masyarakat menuju Yogyakarta International Airport (YIA).
Layanan tersebut dikenal lebih cepat dan efisien dibanding layanan reguler. Tercatat, hingga Agustus 2025, YIA Xpress telah mengangkut 675 ribu penumpang. Jumlah tersebut naik signifikan dari 598 ribu penumpang pada periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, layanan YIA Reguler tetap menjadi moda transportasi andalan dengan jumlah 1,2 juta penumpang. Kombinasi keduanya membuktikan bahwa kereta bandara semakin relevan dan dipercaya sebagai transportasi publik yang aman, nyaman serta tepat waktu.
Sinyal positif
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, melalui keterangan tertulis, Jumat (5/9/2025), menyebutkan capaian ini sebagai sinyal positif meningkatnya kebutuhan masyarakat akan moda transportasi berbasis rel yang praktis.
“Pertumbuhan penumpang KAI Bandara Yogyakarta, khususnya pada layanan YIA Xpress, membuktikan bahwa masyarakat membutuhkan moda transportasi yang efisien untuk menunjang mobilitas menuju bandara. Kami melihat tren ini sebagai sinyal positif bahwa layanan kereta bandara semakin relevan dengan kebutuhan pengguna,” ujar Porwanto.
Menurutnya, keberhasilan YIA Xpress bukan hanya soal kecepatan perjalanan, melainkan juga tentang pengalaman perjalanan yang aman dan bebas hambatan.
Railink berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan, termasuk dalam hal kenyamanan penumpang, ketepatan waktu, serta inovasi digital dalam pemesanan tiket.
Berinovasi
“Kami ingin memastikan setiap perjalanan dengan KAI Bandara tidak hanya menjadi pilihan transportasi yang praktis, tetapi juga memberikan pengalaman yang aman, nyaman dan bebas hambatan. Ke depan, kami akan terus berinovasi agar kereta bandara dapat semakin mendukung konektivitas dan pariwisata di Yogyakarta yang terus berkembang,” tambahnya.
Railink juga mengingatkan penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik. Pemesanan tiket dianjurkan dilakukan lebih awal demi menjamin ketersediaan tempat duduk, khususnya pada jam-jam sibuk.
Dengan pencapaian terbaru ini, KAI Bandara Yogyakarta melalui YIA Xpress semakin meneguhkan diri sebagai tulang punggung mobilitas penumpang dari dan menuju bandara internasional di Kulonprogo.
“Bukan hanya mempersingkat waktu tempuh, tetapi juga memberi kontribusi nyata terhadap citra Yogyakarta sebagai destinasi pariwisata yang ramah, modern dan terhubung,” katanya. (*)
Yvesta Putu Ayu Palupi
