Masjid Agung Manunggal Bersholawat Menutup Rangkaian Gebyar Maulid

Kehadiran perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan dan ormas keagamaan menunjukkan kekompakan dan kebersamaan umat Islam memperingati kelahiran Rasulullah SAW.

Masjid Agung Manunggal Bersholawat Menutup Rangkaian Gebyar Maulid
Santri dari sepuluh ponpes melantunkan sholawat pada acara puncak Gebyar Maulid di Masjid Agung Bantul. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Manunggal Bantul sukses menggelar rangkaian Gebyar Maulid yang berlangsung sebelas hari penuh sejak 24 Agustus 2025 (1 Rabi’ul Awwal).

Puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dilaksanakan Kamis (4/9/2025) malam dengan gelaran Masjid Agung Manunggal Bersholawat sekaligus menutup rangkaian Gebyar Maulid. Santri dari sepuluh pondok pesantren maupun masyarakat di Bantul melantunkan sholawat.

Peringatan Maulid kali ini terselenggara berkat dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bantul, Bank Bantul, Baznas dan Bank BPD DIY. Kehadiran Wakil Bupati Bantul H Aris Suharyanta S Sos MM beserta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kabupaten (Forkompinkab) Bantul menambah kemeriahan dan keagungan acara.

Ketua DKM Masjid Agung Bantul Dr KH Habib Abd Syakur tampak hadir memberikan sambutan hangat kepada seluruh jamaah dan tamu yang mengikuti kegiatan.

Akhlak Nabi SAW

KH Hasan Abdullah selaku pengasuh Pondok Pesantren As-Salafiyyah Mlangi dalam tausiyahnya mengajak seluruh jamaah meneladani akhlak dan perjuangan Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan dalam kehidupan sehari-hari.

Kiai Hasan menyatakan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kepedulian sosial. Selain taushiyah, kegiatan ini diisi pembacaan shalawat Al-Barzanji dan doa bersama yang khidmat, menambah suasana religius dan kekeluargaan.

Perwakilan dari berbagai organisasi kemasyarakatan dan ormas keagamaan di wilayah Bantul turut hadir, menunjukkan kekompakan dan kebersamaan umat Islam dalam memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW.

"Saya menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh elemen masyarakat serta dukungan dari pemda dan lembaga terkait," kata Kiai Habib.

Persaudaraan

Peringatan Maulid bukan hanya sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai momentum memperkuat tali persaudaraan dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan.

Acara puncak dan rangkaian Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2025, kata Kiai Habib, menjadi wujud nyata komitmen DKM Masjid Agung Manunggal Bantul bersama seluruh pihak untuk terus menjaga dan mengamalkan ajaran Nabi Muhammad SAW demi terciptanya masyarakat yang harmonis, toleran dan bermartabat.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan nilai-nilai keislaman dan kesejahteraan sosial di wilayah Bantul. (*)