Rotasi dan Promosi Jabatan ATR/BPN, Wamen Ossy Lantik 78 Pejabat untuk Perkuat Birokrasi Adaptif

Rotasi dan promosi jabatan ATR/BPN diperkuat melalui pelantikan 78 pejabat oleh Wamen Ossy Dermawan untuk membangun birokrasi adaptif, profesional, dan berintegritas

Rotasi dan Promosi Jabatan ATR/BPN, Wamen Ossy Lantik 78 Pejabat untuk Perkuat Birokrasi Adaptif
Ossy Dermawan memimpin acara pelantikan sejumlah pejabat di Kementerian ATR/BPN. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, JAKARTA--Rotasi dan promosi jabatan ATR/ BPN kembali menjadi langkah strategis Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam memperkuat reformasi birokrasi. 

Wakil Menteri ATR/BPN, Ossy Dermawan resmi melantik 78 pejabat struktural pada Jumat (17/7/2026), sebagai bagian dari upaya membangun aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, adaptif dan siap menghadapi tantangan pelayanan publik yang terus berkembang. 

elantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan yang berlangsung di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, tersebut menjadi implementasi nyata reformasi sumber daya manusia (SDM) melalui tiga pendekatan utama, yakni tour of duty (rotasi jabatan), tour of area (rotasi wilayah penugasan), dan tour of time (pembatasan masa jabatan).

Rotasi dan Promosi Jabatan ATR/BPN Perkuat Profesionalisme ASN

Dalam sambutannya, Wamen ATR/Waka BPN Ossy Dermawan menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan bukan sekadar pergantian posisi, tetapi merupakan strategi untuk meningkatkan kapasitas organisasi sekaligus memperkaya pengalaman para ASN.

“Rotasi dan promosi jabatan secara berkala tidak hanya menjamin profesionalisme berbasis sistem, tetapi juga menjadi sarana pengembangan kompetensi dan karier ASN. Hal ini penting untuk membentuk profil birokrat yang adaptif, kaya pengalaman lapangan, dan mampu melihat persoalan publik dari sudut pandang yang lebih holistik,” ujar Ossy.

Sebanyak 78 pejabat yang dilantik terdiri atas 8 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 70 Pejabat Administrator. Mereka diharapkan mampu memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Ossy, dinamika birokrasi saat ini berkembang sangat cepat sehingga seluruh pejabat dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan, memperbarui kompetensi, dan mengambil keputusan secara profesional.

“Perubahan yang berlangsung cepat tidak dapat direspons dengan cara kerja yang biasa, melainkan membutuhkan semangat baru, kompetensi yang terus berkembang, serta kemampuan mengambil keputusan secara profesional,” tegasnya.

Integritas Jadi Fondasi Utama Pelayanan Publik

Selain profesionalisme, Wamen ATR/Waka BPN menekankan pentingnya menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia mengingatkan bahwa jabatan publik merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi, kejujuran, dan tanggung jawab.

Ossy meminta seluruh pejabat yang baru dilantik memanfaatkan pengalaman, kompetensi, serta energi baru yang dimiliki untuk mendorong transformasi organisasi agar semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pergunakan kompetensi, semangat, profesionalisme, dan energi baru yang Saudara miliki untuk membawa organisasi ini melangkah lebih jauh serta memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan masyarakat,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Muhamad Irdian, yang menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Barat, mewakili seluruh pejabat terlantik membacakan pakta integritas. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan.

Bertindak sebagai saksi dalam prosesi tersebut yakni Kepala Biro Umum dan Layanan Pengadaan Awaluddin serta Kepala Biro Hukum Ahmad Suhaimi. Acara juga dihadiri sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Melalui rotasi dan promosi jabatan ATR/BPN ini, Kementerian ATR/BPN menegaskan komitmennya membangun birokrasi yang semakin adaptif, berintegritas, dan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih profesional serta berdampak nyata bagi masyarakat. (*)