Tiga Mahasiswa STMIK Kebumen Ciptakan Aplikasi AI untuk Keuangan, Belajar dan Penulisan Berita

Tiga Mahasiswa STMIK Kebumen Ciptakan Aplikasi AI untuk Keuangan, Belajar dan Penulisan Berita
Tiga mahasiswa STMIK PGRI Arungbinang Kebumen menunjukkan aplikasi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang mereka kembangkan melalui pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning/PBL). (istimewa)

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN—Tiga mahasiswa Program Studi S1 Teknologi Informasi STMIK PGRI Arungbinang Kebumen (STMIK Kebumen) meluncurkan tiga aplikasi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang ditujukan untuk membantu pengelolaan keuangan, mempercepat proses belajar, hingga memproduksi naskah berita.

Ketiga aplikasi tersebut merupakan hasil pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning/PBL) pada salah satu mata kuliah yang diampu Ammar Fauzan, M.Kom.

"Model pembelajaran berbasis proyek ini kami terapkan untuk mendorong mahasiswa menghasilkan solusi digital yang relevan, aplikatif, dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat," kata Ammar Fauzan, Kamis (9/7/2026).

Aplikasi pertama, Smart Financial Planner, dikembangkan Nisrina Yumna Qurrotu'ain. Aplikasi ini menyasar mahasiswa dan pelajar perantauan untuk membantu menyusun anggaran keuangan bulanan.

Sistem AI akan mengevaluasi secara otomatis apakah perencanaan keuangan pengguna sudah baik atau masih perlu disesuaikan.

Aplikasi kedua, Ringkas AI, dikembangkan Vicky Ardiansyah. Aplikasi ini ditujukan bagi mahasiswa dan pelajar untuk meringkas materi sekolah maupun perkuliahan sehingga proses belajar menjadi lebih cepat dan efisien.

Sementara itu, NewsCraft AI karya Achmad Charis Muhlasin ditujukan bagi penulis konten.

Aplikasi tersebut mampu menghasilkan naskah berita secara otomatis berdasarkan topik yang dipilih pengguna, lengkap dengan pilihan gaya penulisan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan industri media.

Ketua STMIK Kebumen, Muhyat AS, mengatakan inovasi tersebut menjadi bukti komitmen kampus dalam mencetak generasi digital yang unggul.

Sebagai pelopor kampus teknologi di Kebumen dan wilayah Jawa Tengah bagian selatan, STMIK Kebumen tidak hanya menjadi tempat mempelajari teori, tetapi juga berperan sebagai inkubator teknologi yang mendorong lahirnya inovasi yang berdampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

STMIK PGRI Arungbinang Kebumen merupakan kampus teknologi informasi pertama di Kabupaten Kebumen yang berdiri pada 18 Mei 1994 dengan nama Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIKOM).

Pada Juli 2024, statusnya meningkat menjadi sekolah tinggi dengan dua program studi, yakni D3 Manajemen Informatika dan S1 Teknologi Informasi. Ke depan, STMIK Kebumen menargetkan penambahan empat program studi baru. (*)