Terjadi Lagi, Tiga Anak di Kebumen Terseret Ombak Samudera Indonesia

Hingga Jumat malam dua anak masih dalam pencarian.

Terjadi Lagi, Tiga Anak di Kebumen Terseret Ombak Samudera Indonesia
Petugas, relawan dan tim SAR berkoordinasi di lokasi kejadian pengunjung Pantai Gajah Kebumen yang terseret ombak. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Ombak Samudera Indonesia di pantai selatan Kabupaten Kebumen kembali menelan korban. Tiga anak, Jumat (3/4/2026) siang, terseret ombak Pantai Gajah Desa Waluyorejo Kecamatan Puring. Hingga Jumat malam dua anak masih dalam pencarian.

Dua korban yang belum ditemukan adalah Gilang Aditya (13) dan Kafie El Azzam, (13), keduanya warga Desa Kuwayuhan Kecamatan Pejagoan Kebumen.

Informasi yang diperoleh koranbernas.id, kedua korban berwisata dengan teman bermain ke Pantai Gajah. Menggunakan angkutan milik warga Kuwayuhan mereka bersama-sama ke pantai yang lokasinya sekitar 20 kilometer arah barat daya mereka tinggal.

Kapolsek Puring AKP Suwarto dan Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen Heri Purwoto menyatakan benar terjadinya kecelakaan laut di Pantai Gajah.

Dalam pencarian

Kecelakaan laut di pantai itu menambah jumlah korban pengunjung pantai selatan Jawa.

Dua korban kecelakaan laut di Pantai Setrojenar Kecamatan Buluspesantren, Kamis (2/4/2026), masih dalam pencarian

Sementara itu Bahrudin (72) warga Desa Lemah Duwur, Kecamatan Kuwarasan yang terseret arus air Sungai Jatinegara, Kamis (2/4/2026), ditemukan meninggal Jumat (3/4/2026), di Desa Rangkah Kecamatan Buayan. Jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarganya. (*)