Terbakar Kamis Malam, Pelayanan di Kantor Camat Delanggu Tidak Terganggu

Bahkan Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto didampingi ajudan langsung meninjau lokasi kejadian.

Terbakar Kamis Malam, Pelayanan di Kantor Camat Delanggu Tidak Terganggu
Arsip dan dokumen yang terbakar di kompleks Kantor Camat Delanggu Klaten, Kamis (31/7/2025) malam. (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Kompleks Kantor Camat Delanggu di pinggir Jalan Raya Jogja-Solo, Delanggu Klaten, Kamis (31/7/2025) malam terbakar. Kobaran api berhasil dijinakkan dan aktivitas pelayanan esok harinya tetap berjalan seperti biasa alias tidak terganggu.

"Alhamdulillah, pelayanan tidak terganggu dan aktivitas hari ini tetap berjalan seperti biasa," kata Joko Suparjo, Camat Delanggu, Jumat (1/8/2025).

Saat kebakaran terjadi dirinya sedang cuti dan berada di luar kota. Begitu menerima kabar kantornya kebakaran, dirinya langsung meluncur dan tiba di lokasi sekitar pukul 04:00.

"Informasi yang saya terima, kejadiannya Kamis (31/7/2026) malam sekitar pukul 20:00, sekitar satu jam kemudian dikabari lagi, api berhasil dipadamkan," katanya.

Ruangan di kompleks Kantor Camat Delanggu Klaten habis terbakar. (masal gurusinga/koranbernas.id)

Bahkan Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto didampingi ajudan langsung meninjau lokasi kejadian.

Ruangan yang terbakar ada tiga unit, yang hampir nonaktif yakni ruang UPK (Unit Pengelola Kegiatan) dan PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan gudang.

Barang-barang yang terbakar adalah berkas-berkas milik lembaga tersebut. Sebab, mereka yang menempati dan mengelolanya. Pihak kecamatan tidak punya berkas di sana karena tidak pernah menyimpan arsip di tempat itu.

Saat ditanya potensi kerugian yang dialami akibat kebakaran itu, Joko Suparja menjawab tidak sampai Rp 50 juta.

Gelar rapat

Hanya saja, setelah kejadian, Camat Delanggu, Kapolsek Delanggu beserta Kanit (Kepala Unit) di Polsek Delanggu langsung menggelar rapat di ruang kerja camat, Jumat (1/8/2025).

Dari hasil analisa petugas, penyebab kebakaran diduga akibat korstleting (hubungan arus pendek) listrik. Itu disimpulkan berdasarkan keterangan saksi dan bekas-bekas pada tembok.

Langkah pertama yang dilakukan menutup ruangan yang terbakar. Setelah itu, kegiatan bersih-bersih lokasi akan dilakukan Senin (4/8/2025). (*)