Sekretariat DPRD Sleman Luncurkan Aplikasi Simakjamu

Sepanjang tahun lalu tidak kurang 25 ribu orang tercatat berkunjung ke kantor DPRD Sleman. Rata-rata sebulan ada 2.000 kunjungan.

Sekretariat DPRD Sleman Luncurkan Aplikasi Simakjamu
Sekretariat DPRD Sleman meluncurkan aplikasi Simakjamu (Sistem Informasi Manajemen Kunjungan Kerja dan Tamu), Rabu (27/8/2025). (nila hastuti/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Sekretariat DPRD Sleman melakukan inovasi baru dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan meluncurkan aplikasi Simakjamu (Sistem Informasi Manajemen Kunjungan Kerja dan Tamu).

Peluncuran aplikasi tersebut dilaksanakan Rabu (27/8/2025) di Pendopo Setwan Sleman yang dihadiri Ketua DPRD Sleman Y Gustan Ganda, Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman Susmiarto dan jajaran Sekwan.

Aplikasi Simakjamu merupakan inovasi karya Sekretaris DPRD Sleman Muhamad Aji Wibowo selama mengikuti Pendidikan Kepemimpinan Nasional II yang berlangsung di Badan Diklat Provinsi DIY sejak 20 Mei sampai 25 September 2025.

"Setelah aplikasi Simakjamu ini resmi diluncurkan, pendaftaran tamu kunker, studi banding dan audiensi ke DPRD Sleman wajib menggunakan aplikasi tersebut. Data tamu seperti jumlah rombongan, jadwal dan tujuan kedatangan tamu, semuanya tercatat di aplikasi sejak kedatangan hingga kepulangan," jelas Aji kepada wartawan di sela-sela acara peluncuran aplikasi Simakjamu.

Alasan khusus

Dengan aplikasi Simakjamu, lanjut Aji, jika ada kunjungan ke DPRD Sleman dan datangnya mendadak tidak akan diterima kecuali ada alasan khusus seperti sidak (inspeksi mendadak).

Menurut Aji, selama ini data kunjungan ke DPRD Sleman cukup tinggi. Sepanjang tahun lalu tidak kurang dari 25 ribu orang tercatat berkunjung ke kantor DPRD Sleman. Artinya, rata-rata dalam sebulan ada 2.000 kunjungan.

"Semua kedatangan tamu perlu pencatatan yang teliti. Apalagi Setwan beberapa kali menerima permintaan klarifikasi dari aparat penegak hukum. Selain itu agar tamu merasa tenang dan nyaman selama melakukan kunjungan," kata Aji.

Menurut Aji, Simakjamu bisa diakses melalui alamat simakjamu.slemankab.go.id. “Kami berharap inovasi ini tidak hanya memudahkan pelayanan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk berbenah,” katanya.

Efisiensi kinerja

Dengan aplikasi Simakjamu diharapkan tidak ada lagi perjalanan dinas fiktif. Harapannya, aplikasi tersebut dapat ditiru oleh Setwan se-DIY.

Ketua DPRD Sleman Y Gustan Ganda menilai aplikasi ini adalah salah satu bentuk efisiensi kinerja dan integritas dalam pelaksanaan kunker, sekaligus mendukung program pemerintah.

"Anggaran kunker yang cukup tinggi memang perlu pengawasan, terlebih DPRD Sleman sering menjadi referensi studi banding. Jika Simakjamu berhasil, nantinya bisa diterapkan di daerah lain," kata Gustan Ganda.

Sekda Sleman Susmiarto menyatakan aplikasi Simakjamu adalah salah satu terobosan untuk memperbaiki layanan. "Bagaimana manajemen kunjungan tamu tercatat dengan baik dan tertib. Supaya mudah menemukan data pengguna layanan dan tidak main-main saat melakukan kunjungan kerja," jelas Susmiarto.

Lebih akuntabel

Selaku mentor, Susmiarto mengingatkan keberhasilan aplikasi ini perlu dukungan seluruh jajaran Setwan. Salah satu fungsi Setwan adalah mendukung kinerja anggota DPRD termasuk mitra kerja.

"Dengan pencatatan elektronik, pelayanan menjadi lebih akuntabel sekaligus memudahkan pengendalian. Hal ini sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas birokrasi,” kata Susmiarto. (*)