BTA Nusantara dan Laskar Arafat Dukung Gerakan Indonesia ASRI
Gerakan Indonesia ASRI akan mereka laksanakan Minggu (29/3/2026) berupa bersih sungai di wilayah Pleret Kabupaten Bantul.
KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Persaudaraan Barisan Tanpa Atasan (BTA) Nusantara dan Laskar Arafat siap melaksanakan perintah Presiden Prabowo Subianto. Ini sebagai wujud dukungan terhadap gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah).
Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto memberikan perintah tegas terkait aksi "bersih-bersih" nasional yang mencakup kebersihan lingkungan fisik maupun pembersihan tata kelola keuangan negara. Instruksi ini ditindaklanjuti secara serentak oleh kementerian, TNI-Polri dan pemerintah daerah.
Ini adalah upaya terpadu penanganan sampah nasional. Ada juga instruksi khusus (korve). Saat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Presiden menginstruksikan aparat TNI dan Polri menggencarkan kegiatan korve (kerja bakti) membersihkan sampah di fasilitas publik, sungai dan kawasan perairan.
Kegiatan ini juga memiliki tujuan penataan kota dan kebersihan lingkungan untuk memperkuat sektor pariwisata dan kesejahteraan rakyat.
Pendiri BTA Nusantara, EW Bony (kanan) audiensi ke Kodim Bantul. (istimewa)
“Hari ini kami melakukan audiensi terkait gerakan ASRI kepada Bupati Bantul, ke Kodim 0729/Bantul dan Juga Polairud Polda DIY,” kata EW Bony, pendiri BTA Nusantara, kepada koranbernas.id, Jumat (27/3/2026).
BTA Nusantara dan Laskar Arafat menjelaskan mengenai kegiatan ASRI yang akan mereka laksanakan Minggu (29/3/2026) mendatang berupa bersih sungai di wilayah Pleret Kabupaten Bantul.
Kegiatan tersebut disambut baik TNI, Polairud dan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih. Polairud berencana menurunkan satu perahu karet ditambah enam pelampung.
“Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polairud atas dukungan peralatan tersebut karena akan mempermudah kegiatan Minggu mendatang,” katanya.
Kerja bersama
Sementara Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mendukung dan memberikan apresiasi kepada BTA Nusantara dan Laskar Arafat atas inisiatif gerakan pembersihan sungai sebagai bagian gerakan nasional sesuai perintah presiden.
“Keterlibatan seluruh lapisan masyarakat akan besar artinya bagi suksesnya gerakan tersebut. Sebab jika hanya mengandalkan aparat atau pemerintah daerah pasti sangat terbatas. Maka kerja bersama dan kolaborasi menjadi salah satu kunci penting dalam kita membangun wilayah,” kata bupati.
Gerakan bersih-bersih termasuk sungai bermanfaat menjaga keseimbangan ekosistem dan lingkungan. “Kelak kita mewariskan bumi yang bersih bagi generasi mendatang,” ujarnya. (*)
Sariyati Wijaya
