Pelajar SMPN 3 Purworejo Edlyn Kans Aryanto Juara I Mendongeng FLS3N Tingkat Provinsi

Kepala SMPN 3 Purworejo, Teguh Widodo, mengungkapkan rasa bangga atas prestasi yang diraih Edlyn

Pelajar SMPN 3 Purworejo Edlyn Kans Aryanto Juara I Mendongeng FLS3N Tingkat Provinsi
Kepala SMPN 3 Purworejo Teguh Widodo, Edlyn Kans Aryanto dan Waka Kesiswaan Ahimsa Agung Sadmoko. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Edlyn Kans Aryanto (13) pelajar SMPN 3 Purworejo Jawa Tengah berhasil meraih juara I cabang mendongeng FLS3N (Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional) 2025 tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Siswa yang berasal dari Kecamatan Kemiri tersebut saat SD sering berlatih membaca puisi namun belum pernah meraih juara. Di sekolah, Edlyn memperoleh kesempatan dari Guru Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa untuk mempersiapkan diri maju mengikuti lomba mendongeng.

Anak kedua dari pasangan Basuki Irianto dan Erni Ernawati itu berusaha membuat karya dongeng sendiri. "Saya dicarikan link untuk ide mendongeng, lewat laman desa dewi. Saya membuat dongeng kehidupan putri zaman dulu, berjuang bangkit setelah kehancuran. Setelah saya membuat ide cerita mendongeng, kemudian direvisi oleh Bu Heni Widiastuti, guru bahasa," jelasnya.

Menurutnya berdasarkan petunjuk teknis (juknis) terdapat nilai tambahan jika menampilkan keterampilan. "Saya mendongeng dengan bermain alat musik gamelan (saron), divariasi dengan topeng dan properti lainnya," jelasnya.

Tingkat nasional

Cara Edlyn mendongeng dengan melantunkan nyanyian dipadukan saron. Dengan predikat juara pertama tingkat provinsi maka langkahnya adalah mempersiapkan diri mengikuti lomba tingkat nasional.

Kepala SMPN 3 Purworejo, Teguh Widodo, mengungkapkan rasa bangga atas prestasi yang diraih Edlyn. Sekolah yang dipimpinnya memiliki brand sekolah 'Pencetak Sang Juara'. "Cukup bangga dan bahagia karena anak-anak dan guru berkualitas. Alhamdulillah orang tua mendukung, kita pun bersemangat," katanya.

Menurutnya, ada tantangan yang harus diwujudkan yaitu prestasi. "Untuk mewujudkan brand itu siswa maupun guru termasuk kepala sekolah harus menunjukkan brand itu," ucap Teguh, Senin (4/8/2025), di kantornya.

Persiapan menghadapi FLS3N dilakukan dengan berbagai upaya dan langkah. Pihaknya merintis dari awal dan mengikuti event-event. Sekolah membimbing calon-calon peserta serta memfasilitasi kegiatan-kegiatan.

Guru berprestasi

"Untuk event dan lomba tahun depan pun kita sudah mulai merintis dari sekarang. Alhamdulillah yang berprestasi tidak hanya siswa, tetapi guru-gurunya juga berprestasi," tambahnya.

Selain Edlyn yang berhasil mencetak juara I, siswa lainnya juga berhasil meraih juara, antara lain juara 2 ansambel musik, juara 2 mendongeng, juara 3 tari kreasi, juara harapan 1 tari kreasi, juara harapan 2 pantomim, juara harapan 2 musik tradisi dan juara harapan 3 ansambel musik. (*)