Mobil Angkut Pertalite Terbakar Diduga Akibat Percikan Api
Personel Damkar Pos Gombong tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar sepuluh menit.
KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Sebuah minibus mengangkut Pertalite, Senin (22/6/2026) pagi, terbakar di Jalan Puring Desa Wonokriyo Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen.
Mobil yang dikemudikan Slamet Riyadi (48) warga Desa Banyumudal Kecamatan Buayan itu mengeluarkan api saat berhenti di lokasi kejadian.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, berdasarkan informasi awal, kendaraan tersebut melaju dari arah selatan sebelum akhirnya berhenti di utara perlintasan kereta api karena muncul kobaran api dari bagian kendaraan.
“Pengemudi yang panik kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api. Sejumlah saksi berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan atau APAR sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi,” kata Kapolres.
Api membesar
Dua warga yang berada di sekitar lokasi, Sarwoto dan Eko Prastowo, turut membantu upaya pemadaman. Namun api terus membesar hingga akhirnya masyarakat melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran.
Personel Damkar Pos Gombong tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar sepuluh menit. Setelah api padam, personel Polsek Gombong bersama tim Inafis Polres Kebumen melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengidentifikasi penyebab kebakaran.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan sebuah jerigen yang turut terbakar dan masih berisi campuran air serta bensin. Menurut keterangan pengemudi, jerigen tersebut sebelumnya berisi sekitar 30 liter Pertalite.
Petugas mendapati bagian dalam kendaraan hangus terbakar. Sebuah tabung gas LPG ukuran 3 kilogram serta galon air minum berkapasitas 5 liter yang berada di dalam mobil ditemukan dalam kondisi terbakar.
Kondisi utuh
Meski demikian, sejumlah bagian kendaraan masih dalam kondisi utuh. Tangki bahan bakar beserta tutupnya tidak mengalami kerusakan akibat api. Empat ban kendaraan dalam kondisi tidak terbakar.
Petugas menemukan bagian terminal positif aki dalam keadaan terbakar. Berdasarkan keterangan pengemudi, titik awal munculnya api diduga berasal dari area aki kendaraan. Kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
“Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Kami telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi-saksi serta berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Kebumen guna mengetahui penyebab kejadian secara pasti,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Polisi telah mengamankan kendaraan yang terbakar sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. (*)
Nanang W Hartono
