Masih Ada Guru TK Peroleh Honor Rp 200 Ribu

Guru TK dan Kepala TK yang sudah bersertifikasi bisa mendapat penghasilan Rp 2 juta.

Masih Ada Guru TK Peroleh Honor Rp 200 Ribu
Diklat peningkatan kompetensi guru TK dan Kepala TK di Purworejo. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Purworejo Jawa Tengah menggelar diklat peningkatan kapasitas Pendidik TK dan Kepala TK bersertifikat pendidik.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo Yudhie Agung Prihatno, Ketua PGRI Purworejo Irianto Gunawan dan narasumber Junaidi selaku pakar pendidikan serta Kusnaeni selaku Sekretaris Dinas Badan Kepegawaian Daerah dan SDM Kabupaten Purworejo. Diklat diikuti lebih dari 500 guru TK dan Kepala TK se-Kabupaten Purworejo.

Ketua IGTKI Kabupaten Purworejo, Purwani, mengatakan pihaknya menggelar diklat untuk meningkatkan kompetensi peningkatan kapasitas Pendidik TK dan Kepala TK bersertifikat pendidik agar profesional dan kreatif.

"Guru TK-PAUD dituntut memiliki terutama untuk mendongeng. Bagaimana pendidik TK bisa memiliki kemampuan mendongeng yang up to date, kreatif dan menyenangkan," ujar Purwani di sela acara, Sabtu (10/1/2026), di Ganeca Convention Hall Purworejo.

Peserta diklat peningkatan kompetensi guru TK dan Kepala TK bersama tamu undangan dan narasumber. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)

Dia mengatakan dengan peningkatan kompetensi guru TK dan Kepala TK agar mendapatkan Sertifikasi Pendidikan sehingga berpeluang memperoleh penghasilan yang layak.

"Guru TK dan Kepala TK yang sudah bersertifikasi bisa mendapat penghasilan Rp 2 juta, namun masih banyak yang berpenghasilan jauh di bawah UMK. Ada guru TK yang masih memperoleh honor Rp 200 ribu, Rp 300 ribu, semoga dengan peningkatan kompetensi kali ini bisa membantu guru TK mendapatkan penghasilan lebih," katanya.

Yudhie Agung Prihatno berharap diklat peningkatan kompetensi guru TK Paud untuk meng-upgrade kemampuan guru agar dalam mengajar berkualitas.

"Dengan peningkatan kompetensi ini, kami berharap agar Bapak Ibu guru  lebih mengutamakan rasa cinta kasih terhadap anak-anak dalam memberikan pendidikan yang baik dan berakhlak mulia," kata Yudhie Agung.

Ketua IGTKI Kabupaten Purworejo, Purwani. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)

Irianto Gunawan menyampaikan apresiasinya terhadap paguyuban (IPGTK) sudah menggelar diklat peningkatan kompetensi.

"Saya berharap pelaksanaan diklat agar dipertahankan, untuk menjalin komunikasi, silaturahmi dengan sesama guru TK, penerima TPG, dalam rangka mendapatkan info yang up to date, iuran jalan terus untuk mengadakan diklat-diklat meningkatkan profesionalisme, karena pemerintah belum mampu memberikan pembekalan secara menyeluruh, walau sudah ada peningkatan kesejahteraan," kata Irianto. (*)