Gelar FGD, Kagama Purworejo Harus Berdampak Nyata bagi Kemajuan Daerah
Salah satu indikator kenaikan ranking UGM juga didukung kontribusi dari para alumni.
KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Sinergi yang terjalin antara Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) merupakan ikatan kuat yang tak bisa dipisahkan, keduanya memiliki peran penting yang saling mengisi satu sama lain.
Pernyataan itu disampaikan Pj Sekda Kabupaten Purworejo Tolkha Amaruddin saat menghadiri acara FGD UGM dan Kagama Purworejo yang digelar Sabtu (10/01/2026). Tolkha berharap, sinergi yang telah terjalin tersebut dapat semakin kuat ke depannya.
"Harapannya sinergi yang telah terjalin dengan baik selama ini antara UGM dan KAGAMA Purworejo pada khususnya, dapat semakin solid dan kuat, dalam balutan semangat kebersamaan dan persatuan sebagai fondasi yang kuat bagi kemajuan kedua pihak," ucapnya.
Pemerintah daerah, lanjutnya, juga berharap eksistensi Kagama Purworejo tidak hanya bermanfaat pada alumni semata, namun juga harus berdampak nyata bagi kemajuan daerah.
Berbagai bidang
"Utamanya ikut berperan aktif dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah. Melalui berbagai bidang keahlian yang dimiliki Kagama, kami harap dapat memberikan solusi terarah dan terukur dalam menjawab semua tantangan," jelasnya.
Tolkha menambahkan, di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks ini, pemerintah berharap UGM melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi memberikan kontribusi, ide, gagasan, maupun solusi bagi pemerintah daerah menjawab tantangan pembangunan.
"Semoga momentum ini dapat menjadi awal bagi kita untuk membentuk sinergi dan kolaborasi konkret antara UGM, Kagama, serta pemerintah daerah, yang diharapkan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah secara berkelanjutan, dalam rangka mewujudkan kemajuan Purworejo yang unggul dan berdaya saing," harapnya.
Wakil Dekan Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat Prof Dr Nanang Fahrudin menyampaikan salah satu indikator kenaikan ranking UGM juga didukung kontribusi dari para alumni atau pengguna tenaga kerja dari alumni UGM.
Lebih baik
"Dengan adanya FGD ini, semoga muncul masukan-masukan dari para alumni yang bisa membangun lebih baik lagi," ujarnya.
Ketua Kagama Purworejo, Wasilin, menyampaikan kegiatan FGD merupakan momen yang sangat strategis untuk kedua belah pihak, UGM maupun Kagama.
Wasilin mengajak Kagama Purworejo berkontribusi positif, sesuai dengan perannya masing-masing. Selain untuk memajukan daerah, juga bisa berdampak positif untuk nama almamater UGM.
Turut hadir pada kegiatan ini, Kepala Satuan Penjamin Mutu dan Reputasi UGM, Prof Indra Wijaya, Direktur Keuangan UGM Prof Saiful Ali dan Pengurus Pusat KAGAMA, Arif Surahman. (*)
Wahyu Nur Asmani EW
