Rabu, 02 Des 2020,


pelatihan-penulisan-artikel-pun-patuhi-prokesPetugas mengecek suhu tubuh Peserta pelatihan penulisan artikel Populer Untuk Guru, sebelum masuk ruangan. (w asmani/koranbernas.id)


Wahyu Nur Asmani EW

Pelatihan Penulisan Artikel Pun Patuhi Prokes


SHARE

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO--Pelatihan Penulisan Artikel Populer Untuk Guru Purworejo, mematuhi protokol kesehatan (prokes), Minggu (22/11/2020) bertempat di Gedung PGRI Purworejo.

Ketua Bidang Pengembangan Profesi Sukatmo M.Pd sebagai penyelenggara mengatakan, peserta pelatihan adalah guru TK, SD, SMP dan SMA.


Baca Lainnya :

    “Pelatihan terbagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama pukul 08 00 hingga 10.00 dan gelombang kedua pukul 10.30 - 12.30. Masing- masing gelombang berjumlah 50 orang,” tutur Katmo sapaan akrabnya.

    Dia menambahkan, dalam pelaksanaan pelatihan tersebut, pihaknya menerapkan protokol kesehatan dengan pola 3 M plus 1. Yaitu mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, memakai masker dan menjaga jarak aman serta mengecek suhu badan.


    Baca Lainnya :

      “Peserta pelatihan cukup antusias. Kalau tidak dibatasi membludak. Biaya mandiri dan bantuan dari PGRI,” tutur Sukatmo.

      Ketua Bidang Pengembangan Profesi menuturkan, pembukaan pelatihan dilakukan oleh Kepala Dindikpora Purworejo, Sukmo Widi

      “Dalam sambutan Kepala Dindikpora Purworejo mengajak semua guru meningkatkan profesionalitasnya,” imbuhnya.

      Wakil Sekretaris 2 PGRI Bambang Widyo menambahkan, pelatihan diselenggarakan dalam rangka HUT PGRI ke 75. Menurut Bambang, kegiatan tersebut rutin dilakukan 2 bulan sekali di era kepengurusan ke-22.

      “Tujuannya, peserta dapat membuat artikel di media massa, serta untuk syarat kenaikan pangkat. Dulu golongan seorang guru mentok pada 4 A. Dengan pelatihan tersebut sekarang banyak guru-guru mencapai golongan 4 B bahkan sudah ada yang golongannya sampai 4 C,” jelas dia.

      Tukijo selaku pemateri mengatakan, materi pelatihan terkait teknik penulisan populer di media massa. “Tugas pokok dan fungsi guru dalam pembelajaran, guru bisa menulis artikel ilmiah. Guru terbiasa serius dengan karya ilmiah, sehingga melalui pelatihan ini dikenalkan artikel ringan tapi unsur ilmiah ada,” jelas Tukijo.

      Dia menambahkan setelah pelatihan, semua peserta mendapat tugas membuat kerangka tulisan terdiri dari intro isi (conten) dan kesimpulan. Materi itu yang dikenalkan ke peserta pelatihan. (*)

       

       



      SHARE
      '

      BERITA TERKAIT

      Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

      Tulis Komentar disini