Sebanyak 253 Pelajar Mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup 3 Kulonprogo

Tidak hanya berorientasi prestasi tetapi juga sebagai ajang pembinaan mental.

Sebanyak 253 Pelajar Mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup 3 Kulonprogo
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup 3 di Wates Kulonprogo. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, KULONPROGO -- Sebanyak 253 atlet pelajar dari berbagai sekolah dan perguruan silat di Kulonprogo mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup 3 IPSI Pelajar yang digelar di GOR Cangkring, Jumat (9/1/2026). Kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan olahraga pencak silat di kalangan pelajar.

Ketua Panitia Kejuaraan, Arif Hidayat, mengatakan ratusan atlet tersebut terbagi tiga kategori usia. Usia dini/SD sebanyak 78 atlet, pra-remaja/SMP 85 atlet dan remaja/SMA-SMK sebanyak 90 atlet. Kejuaraan sukses berlangsung dua hari, 9-10 Januari 2026.

“Melalui kejuaraan ini, kami ingin memberi ruang bagi atlet pelajar untuk bertanding sekaligus mengukur hasil pembinaan di sekolah dan perguruan silat,” kata Arif.

Kejuaraan Bupati Cup 3 tidak hanya berorientasi prestasi tetapi juga diarahkan sebagai ajang pembinaan mental dan karakter atlet sejak usia dini. Para peserta dipersiapkan untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat kabupaten hingga Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2026.

Hal biasa

Bupati Kulonprogo Agung Setyawan saat membuka kejuaraan menyatakan pentingnya olahraga sebagai sarana pembentukan disiplin dan sportivitas generasi muda.

“Menang dan kalah adalah hal biasa dalam pertandingan. Yang utama adalah proses, keberanian dan sikap sportif. Dari ajang seperti ini diharapkan lahir atlet-atlet pencak silat yang bisa mengharumkan nama Kulonprogo,” ujarnya.

Bupati berpesan agar atlet yang meraih prestasi tetap rendah hati dan terus berlatih, sementara peserta yang belum berhasil diminta tidak berkecil hati dan menjadikan kejuaraan ini sebagai pengalaman bertanding.

Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup 3 IPSI Pelajar menjadi wadah pembinaan berkelanjutan serta memperkuat pencak silat sebagai salah satu cabang olahraga unggulan di kabupaten itu. (*)