Lari di Lereng Merapi, Peserta Dewi Mlayu Ndeso 2026 Berpeluang Bawa Pulang Daihatsu Ayla

Dewi Mlayu Ndeso 2026 digelar di Desa Wisata Pentingsari, Sleman, dengan target 3.000 peserta. Ajang sport tourism ini menawarkan hadiah utama Daihatsu Ayla dan pengalaman menginap di rumah warga.

Lari di Lereng Merapi, Peserta Dewi Mlayu Ndeso 2026 Berpeluang Bawa Pulang Daihatsu Ayla
Peluncuran jersey Dewi Mlayu Ndeso 2026 di Bank MSA Yogyakarta, Kamis (16/7/2026). Ajang sport tourism di lereng Merapi itu menargetkan 3.000 peserta dan menawarkan kesempatan memenangkan satu unit Daihatsu Ayla. (yvesta putu ayu/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA – Perayaan Hari Pariwisata Sedunia 2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta bakal dikemas dengan konsep berbeda. Tak sekadar ajang fun run, Dewi Mlayu Ndeso 2026 memadukan olahraga, wisata desa, pengalaman menginap di rumah warga, hingga kesempatan membawa pulang hadiah utama satu unit Daihatsu Ayla.

Ajang sport tourism bertema Run, Share and Sustainability ini akan digelar pada 20 September 2026 di Desa Wisata Pentingsari, Cangkringan, Sleman. Penyelenggara menargetkan 1.000 peserta lari 5 kilometer dan 2.000 peserta jalan sehat 2 kilometer.

Direktur Utama Bank MSA, Y Triagung Pujiantoro, di Bank MSA Yogyakarta, Kamis (16/7/2026), mengatakan konsep kegiatan tahun ini diperluas agar tidak hanya menarik minat pelari, tetapi juga pegiat pariwisata, komunitas, dan masyarakat umum.

"Tahun ini kami menargetkan 1.000 peserta kategori lari dan 2.000 peserta jalan sehat. Melalui dua kategori tersebut, peserta diajak menikmati panorama pedesaan di lereng Merapi sekaligus mengenal potensi desa wisata yang menjadi salah satu kekuatan sektor pariwisata DIY," ujarnya.

Keunikan lain penyelenggaraan tahun ini adalah kesempatan mengikuti undian grand prize satu unit Daihatsu Ayla. Kesempatan tersebut diberikan kepada peserta yang membuka Tabungan MSA Prime dengan setoran awal minimal Rp50 ribu paling lambat 31 Agustus 2026, bertepatan dengan pengundian grand prize tabungan tersebut.

Panitia juga menawarkan paket add-on senilai Rp150 ribu bagi peserta yang ingin menginap di rumah warga Desa Wisata Pentingsari. Paket tersebut mencakup akomodasi di guest house milik warga beserta sajian makanan rumahan yang dimasak langsung oleh tuan rumah.

Menurut Triagung, Dewi Mlayu Ndeso bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga kampanye pariwisata berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan promosi desa wisata, memperkuat jejaring pelaku pariwisata, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan budaya lokal, sekaligus mendorong penghijauan di kawasan lereng Merapi.

"Konsep ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman berwisata yang lebih autentik sekaligus memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat desa," katanya.

Ketua Penyelenggara Dewi Mlayu Ndeso, Noor Faisal Isamunir, menjelaskan peserta kategori lari akan melintasi rute sejauh 5 kilometer dengan pemandangan khas pedesaan.

"Sementara peserta jalan sehat menempuh rute 2 kilometer dengan sajian kuliner lokal dari warga di sepanjang perjalanan," ujarnya.

Peserta kategori lari akan memperoleh race pack, nomor BIB, kaus peserta, medali finisher, water station, refreshment, marshal, layanan medis, penitipan barang, serta pengamanan jalur. Sementara itu, peserta jalan sehat juga mendapat layanan medis dan pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

Biaya pendaftaran ditetapkan Rp165 ribu untuk kategori lari dan Rp15 ribu untuk jalan sehat. Pendaftaran dibuka hingga 15 Agustus 2026.

Dengan memadukan olahraga, wisata, budaya, pemberdayaan masyarakat, serta hadiah mobil sebagai daya tarik tambahan, Dewi Mlayu Ndeso 2026 diharapkan menjadi salah satu agenda sport tourism unggulan di DIY yang mampu mendongkrak kunjungan ke desa wisata sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat setempat.(*)