Anggota DPR RI Bramantyo Suwondo Dukung Pemasaran Produk UMKM Purworejo

Apabila pelaku UMKM rajin bermedsos rezeki akan datang mengalir.

Anggota DPR RI Bramantyo Suwondo Dukung Pemasaran Produk UMKM Purworejo
Anggota DPR RI Bramantyo Suwondo saat Pembukaan Bimtek Strategi Pemasaran dengan Medsos untuk UMKM. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Bramantyo Suwondo, menggandeng BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) memberikan bimbingan teknis (Bimtek) strategi medsos (media sosial) untuk mendukung pemasaran produk UMKM.

"Hari ini kami mengadakan bimtek peningkatan UMKM Purworejo untuk memanfaatkan medsos. Upaya tersebut bertujuan meningkatkan marketing dengan kiat atau tips menggunakan medsos untuk pemasaran. Bagaimana agar UMKM Purworejo masuk pangsa pasar kabupaten/ kota lain," kata Bramantyo, Selasa (7/4/2026), di Ganesha Convention Hall.

Pihaknya bekerja sama dengan BRIN mengajarkan dan memberikan pengertian bagaimana UMKM menggunakan medsos untuk pemasaran produk.

"Dengan menyampaikan pemahaman strategi pemasaran dengan medsos, saya berharap UMKM bisa set up (menyiapkan) dan mem-branding sehingga UMKM Purworejo mampu bersaing," tambahnya. Dia menyebutkan apabila pelaku UMKM rajin bermedsos rezeki akan datang mengalir.

Perizinan usaha

Sedangkan narasumber dari BRIN, Farly Shabahul Khairi, mengingatkan pelaku UMKM Purworejo untuk memperhatikan perizinan.

Syarat utama izin usaha UMKM di Indonesia saat ini adalah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) yang diurus secara gratis melalui sistem Online Single Submission (OSS). "Khusus UMKM perizinan nol rupiah untuk membangun usaha. Segera saja UMKM memiliki Nomor Induk Berusaha,” katanya.

Salah seorang peserta, Puryadi dari Loano mengaku dirinya mewakili sang istri ikut bimtek untuk memperoleh cara pemasaran dengan medsos. Materi itu akan disampaikan ke istrinya.

"Istri saya pelaku UMKM dengan membuat makanan ringan. Selama ini pemasaran dilakukan dengan manual, dan saya akan mencoba pemasaran dengan media sosial," ujarnya. (*)