Minggu, 17 Jan 2021,


uii-membangun-masjid-di-purworejo-arsitekturnya-istimewaProgram amal Arc Music & Talk Show di lokasi Masjid Ontowiryo. (istimewa)


Siaran Pers

UII Membangun Masjid di Purworejo, Arsitekturnya Istimewa


SHARE

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO – Menyambut kehadiran Yogyakarta International Airport (YIA) Kulonprogo, Magister Arsitektur Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta bekerja sama dengan Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI) dan Yayasan Masjid Kita, membangun masjid dengan arsitektur yang terbilang istimewa.

Masjid Ontowiryo yang mulai dibangun sejak 2018 itu berada di Jalan Daendels Ngombol Purworejo Jawa Tengah. Saat ini proses pembangunannya mencapai  44 persen. Masjid tersebut bisa menjadi rest area yang berdampak positif bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.

  • Calon Bupati Bantul Abdul Halim Muslih Keliling Naik Becak
  • Jadi Kawasan Pedestrian, Malioboro Tidak Boleh Dilewati Kendaraan Bermotor

  • “Kami akan mengembangkan ekonomi daerah, membeli bahan hasil pertanian dari masyarakat setempat untuk dijual di sini, kerajinan dan sebagainya. Kami akan melibatkan mereka di rest area Masjid Ontowiryo,” kata Suparwoko selaku Ketua Yayasan Masjid Kita.

    Melalui siaran pers, Sabtu (24/10/2020), dia menjelaskan dua hari sebelumnya pihaknya mengadakan program amal Arc Music & Talk Show: Time Inception Charity For Worship. Kegiatan yang berlangsung di lokasi Masjid Ontowiryo itu disiarkan secara daring melalui akun Yotube Mars UII. “Anggaran pembangunan masjid sekitar Rp 3,6 miliar,” kata dia.

  • Pesan Makanan Favorit Hanya dengan Beberapa Ketukan Layar Smartphone
  • Dishub Purworejo Meluncurkan Layanan Jago Emas

  • Menurut dosen Arsitektur UII itu pada atap masjid potensial dikembangkan energi surya yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian warga sekitar.

    Masjid ini pun ramah difabel karena memiliki ramp jalur kursi roda dengan kemiringan tujuh derajat pada bangunan yang terletak di sebelah timur. Menariknya lagi, pencahayaan dan sirkulasi udara memanfaatkan kekuatan alam.

    “Pencahayaan maupun angin kami gunakan faktor-faktor alam. Bagaimana memasukkan cahaya yang cukup dan angin sehingga tidak lembab,” kata Suparwoko yang juga arsitek Masjid Ontowiryo itu.

    Sedangkan program amal Arc Music & Talk Show ini merupakan yang pertama. Acara tersebut diisi penampilan grup musik dari Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI), personelnya merupakan para arsitek lulusan UII. Selain tampil membawakan lagu-lagu Islami mereka juga berkisah seputar pengalaman mengerjakan berbagai proyek.

    Salah seorang Dewan Pembina Masjid Ontowiryo, Dwi Wahyu Atmaji, menambahkan pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Magister Arsitektur UII maupun IAI yang telah berkolaborasi menyajikan musik dan talkshow.

    Dwi yang juga sebagai Sekretaris Kementerian PAN RB ini berharap Masjid Ontowiryo menjadi masjid yang makmur dan inklusif. “Mudah-mudahan Masjid Ontowiryo ini bisa menjadi seperti yang diharapkan umat kita bersama,” kata dia. (*)



    SHARE
    '

    BERITA TERKAIT

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini