Tiga Anak Terseret Ombak Samudera Indonesia di Kebumen Meninggal

Polres Kebumen memasang banner larangan mandi di laut.

Tiga Anak Terseret Ombak Samudera Indonesia di Kebumen Meninggal
Sejumlah pengunjung terutama anak-anak menjemput ombak di Pantai Setrojenar, Minggu (5/4/2026). (nanang w hartono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Tiga anak korban terseret ombak Samudera Indonesia berhasil ditemukan di perairan dengan keadaan meninggal dunia. Korban ketiga yang ditemukan meninggal Minggu (5/4/2026) pagi adalah Kafi Al Azam (13) warga Desa Kuwayuhan yang terseret ombak di Pantai Gajah Desa Waluyorejo.

Korban ditemukan di perairan sekitar 3,6 kilometer arah barat dari Pantai Gajah. "Seorang korban anak masih dalam pencarian," kata Heri Purwoto, Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, Minggu (5/4/2026).

Korban anak yang belum ditemukan merupakan pengunjung Pantai Setrojenar yang terseret ombak Kamis (2/4/2026) atas nama Andika Rizki Maulana (11) warga Desa Banjurmukadan Kecamatan Buluspesantren.

Pengamatan koranbernas.id, Minggu (5/4/2026), tim pencari dan penolong menyusuri pantai di sekitar tempat kejadian.

Bermain ombak

Meskipun terjadi pengunjung terseret ombak, ketaatan sebagian pengunjung pantai terhadap larangan tidak bermain ombak di pantai masih tampak.

Seperti terlihat di Pantai Setrojenar Polres Kebumen memasang banner larangan mandi di laut namun sepertinya banyak dilanggar pengunjung terutama anak-anak dan remaja.

Terlihat sejumlah pengunjung anak-anak menjemput ombak besar di tepi pantai. (*)