SPPG Yayasan Brivina Sejahtera Jaya Diresmikan, Danramil Delanggu: MBG Bisa Jalan karena Kerja Sama
TNI dan seluruh pimpinan di wilayah sudah diperintahkan untuk melakukan pendampingan.
KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Komandan Koramil (Danramil) Delanggu Kodim 0723/Klaten, Kapten Agus Poniman, menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya bisa berjalan sukses karena adanya kerja sama atau koordinasi pihak-pihak terkait. Sebaliknya, MBG tidak akan bisa berjalan jika pihak-pihak yang terlibat dalam MBG jalan sendiri-sendiri.
Sebelum running atau beroperasi, SPPG (Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi) terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"MBG ini adalah program dari Bapak Presiden Republik Indonesia. Ke depan program MBG ini diharapkan benar-benar bisa memenuhi apa yang menjadi harapan pemerintah. Saya berharap MBG hari ini bermanfaat, khususnya untuk siswa di lingkungan SPPG ini," kata Agus Poniman pada acara Peresmian SPPG Yayasan Brivina Sejahtera Jaya di Dukuh Tlobong Desa Karang Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Senin (20/10/2025).
Hadir dalam acara itu, Camat Delanggu Jaka Suparja, Kapolsek AKP Joko Waluyo, Kepala Desa dan Perangkat Desa Karang, guru dan kepala sekolah penerima manfaat, relawan SPPG Yayasan Brivina Sejahtera dan tamu undangan.
Kepala Sekolah penerima manfaat program MBG dari Dapur SPPG Yayasan Brivina Sejahtera Jaya menandatangani MOU . (masal gurusinga/koranbernas.id)
TNI, kata Kapten Agus Poniman, sudah diperintahkan untuk melakukan pendampingan. Selain TNI, seluruh pimpinan di wilayah terlibat, termasuk pemerintah daerah dan kepolisian ikut terlibat dalam pengawasan MBG. Apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bisa langsung turun tangan melaksanakan investigasi.
"Kenapa MBG tidak berjalan dengan semestinya. Kemudian, dengan berjalannya waktu, apabila ada MBG yang melakukan operasional atau running selalu berkoordinasi dengan pihak Forkompimcam. Yayasan tersebut tak bisa beroperasi tanpa berkoordinasi dengan pihak terkait. Jadi, saya berharap ke depan bilamana ada yayasan yang mau beroperasi agar selalu berkoordinasi dengan kita agar tak ada masalah yang timbul dalam pelaksanaan MBG di wilayah Delanggu," katanya seraya menambahkan di Delanggu akan berdiri empat dapur SPPG lagi.
Perwakilan Yayasan Brivina Sejahtera Jaya, Shafa, mengemukakan pembukaan kegiatan SPPG merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat. Khususnya dalam upaya mendorong terciptanya generasi yang sehat, cerdas dan produktif.
Yayasan Brivina Sejahtera Jaya, kata dia, berkomitmen untuk menjadi mitra aktif pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui bagian kegiatan sosial dan pemberdayaan di bidang pangan, gizi, kesehatan, lingkungan.
Sejumlah sekolah
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antar lembaga," katanya.
Sementara itu, Kepala SPPG Yayasan Brivina Sejahtera Jaya M Yoga Yudistira mengatakan dapur SPPG yang dia pimpin akan melayani penerima manfaat di sejumlah sekolah dari jenjang pendidikan Kelompok Bermain (KB), TK, SD, SMP, SMA dan SMK di wilayah Kecamatan Delanggu. Sedangkan untuk trial tester akan dilaksanakan Kamis (23/10/2025).
Kepala SMPI PK Muhammadiyah Delanggu, Rahmawati Dwi Wulandari, berharap menu yang akan disajikan kepada peserta didiknya memperhatikan aspek kesehatan, termasuk meminimalisir risiko terjadinya basi akibat proses mengolahnya yang terlalu dini.
Peresmian dapur SPPG Yayasan Brivina Sejahtera Jaya ditandai dengan pemotongan pita oleh Camat Delanggu Jaka Suparja didampingi Kepala Desa Karang dan Kepala Dapur SPPG Yayasan Brivina Sejahtera Jaya. (*)
Masal Gurusinga
