Seorang Gadis Jadi Korban Begal Akibat Salah Baca Google Maps

Seharusnya dari Bundaran Srandakan ke barat justru ke selatan.

Seorang Gadis Jadi Korban Begal Akibat Salah Baca Google Maps
Konferensi pers ungkap kasus pembegalan motor, Kamis (30/5/2024), di Polres Bantul. (sariyati wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Seorang gadis belia bernama Ranti (19) warga Seloharjo Kapanewon Pundong Bantul menjadi korban pembegalan di seputar area Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) tepatnya di TPR Pantai Cangkring Srandakan Bantul.

Akibat kejadian ini Ranti yang baru saja lulus SMA tersebut harus kehilangan satu unit motor Honda Beat putih list biru dan satu handphone.

Polisi berhasil menangkap pelakunya, AP. Lelaki berusia 47 tahun itu tercatat sebagai warga Payungan Pandak Bantul dan tinggal juga di Sentolo Kulonprogo.

Pada konferensi pers di Mapolres Bantul, Kapolsek Srandakan Kompol Slamet Subiyantoro, Kamis (30/5_2024), menjelaskan kasus tersebut terjadi Senin (20/5/2024) sekitar pukul 12:00.

Saat itu korban rencananya bertemu teman-temannya di Pantai Trisik Kulonprogo. Namun karena salah membaca Google Maps begitu sampai di Bundaran Srandakan yang seharusnya korban menuju ke arah barat justru menuju ke arah selatan.

Berputar-putar

"Saat itu korban kesasar karena salah membaca maps. Seharusnya dari Bundaran Srandakan ke barat justru ke selatan. Korban berhenti di tikungan sebelah utara tambak udang Indokor Pantai Kwaru untuk membaca ulang maps di HP,” terang Kompol Slamet didampingi Kasi Humas AKP I Nengah Jeffry Prana W dan Panit Reskrim Polsek Srandakan Ipda Henri Kurniawan SH.

Saat itulah datang laki-laki dan bertanya kepada korban njenengan ajeng teng pundi mbak? Dijawab akan ke Pantai Trisik. “Saat itu pelaku bilang bisa mengantar korban dan mereka berboncengan memakai motor korban. Oleh pelaku, korban dibonceng berputar-putar lalu berhenti di TPR Pantai Cangkring. Korban disuruh turun. Lalu ditodong pistol dan motor dibawa kabur," ungkap Kompol Slamet.

Menurut dia, senjata api tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka merupakan pistol mainan yang dibeli dari pasar malam.

"Dari hasil pengembangan penyelidikan diketahui tersangka juga pernah melakukan aksi penodongan pistol mainan dan membawa lari motor korban seorang wanita berinisial SL di Jalan Bulak Sawah Dusun Jigudan Kalurahan Triharjo Pandak pada 8 April pukul 22:45. Dalam kasus tersebut korban yang baru pulang kerja kehilangan sepeda motor Honda Beat putih-merah," katanya.

AP kepada wartawan mengatakan motor yang didapat dari hasil membegal digunakan untuk dirinya. Sedangkan satu motor milik korban kedua dipakai oleh istri sirinya untuk keperluan antar-jemput anak sekolah. "Saya dua kali melakukan," katanya. (*)