SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta Merayakan 30 Tahun Membangun Negeri

Sekolah ini berkomitmen membentuk generasi cerdas, berakhlak mulia dan berwawasan luas melalui pembelajaran yang berlandaskan Al Quran dan sunnah.

SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta Merayakan 30 Tahun Membangun Negeri
Penampilan seni siswa SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta pada acara puncak Milad ke-30, Minggu (26/10/2025). (istimewa)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Luqman Al Hakim Yogyakarta menggelar acara puncak Milad ke-30 dengan tema Bersinergi, Berkolaborasi, Berprestasi: 30 Tahun Membangun Negeri, Minggu (26/10/2025), di Balai Kota Yogyakarta.

Kepala SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta, Ustad Sumardi S Pd, menyatakan milad menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen sekolah menanamkan nilai-nilai Qurani, menumbuhkan prestasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan di Indonesia.

Selama tiga dekade berdiri, SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta telah menjadi salah satu pelopor pendidikan Islam terpadu di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sejak awal, sekolah ini berkomitmen membentuk generasi cerdas, berakhlak mulia dan berwawasan luas melalui pembelajaran yang berlandaskan Al Quran dan sunnah.

“Momentum 30 tahun ini menjadi ajang muhasabah sekaligus semangat baru bagi kami untuk terus berinovasi, bersinergi, dan berkolaborasi dalam mencetak generasi unggul berkarakter Qurani,” kata Ustad Sumardi.

Kreativitas siswa

Turut hadir ustad Drs H Ahmad Agus Sofwan M Pd I selaku pengurus Konsorsium Yayasan Mulia serta Mujino S Pd M Acc sebagai Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Dikpora Kota Yogyakarta, yang memberikan apresiasi atas kiprah panjang SDIT Luqman Al Hakim dalam dunia pendidikan dasar.

Kegiatan dimulai sejak pukul 06:00 diawali dengan pembukaan resmi dilanjutkan tilawah Al Quran. Kemeriahan semakin terasa dengan beragam penampilan seni dan kreativitas siswa, seperti tampilan kelas I, pertunjukan angklung dan ekspo karya siswa yang menampilkan hasil inovasi dan proses belajar peserta didik.

Selain itu, digelar pula Lomba Mewarnai tingkat TK se-DIY sebagai ajang menumbuhkan semangat berkompetisi dan kreativitas anak-anak sejak usia dini.

Sebagai wujud kepedulian sosial, panitia juga menyelenggarakan santunan anak yatim disertai doa bersama, memohon keberkahan dan kelanggengan perjuangan sekolah dalam mencetak generasi Qurani.

Semangat kebersamaan

Acara Milad ke-30 selain sebagai silaturahmi juga memperkuat sinergi antara warga sekolah, orang tua dan masyarakat. Semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan nilai-nilai dasar SDIT Luqman Al Hakim, membangun pendidikan dengan kolaborasi, keikhlasan dan semangat berprestasi.

“Milad ke-30 ini bukan hanya perayaan, tetapi juga penegasan komitmen kami untuk terus menebar manfaat dan berperan aktif dalam membangun negeri,” tambah Ustad Agus Sofwan.

Acara ditutup dengan pembagian doorprize utama dan doa bersama yang dipimpin oleh para guru dan tokoh masyarakat. Melalui Milad ke-30, SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta bertekad terus melangkah maju, memperkuat karakter Qurani serta memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan Indonesia. (*)