atas1

Satu Warga Purworejo Positif Covid-19

Senin, 06 Apr 2020 | 20:05:08 WIB, Dilihat 555 Kali
Penulis : W Asmani
Redaktur

SHARE


Satu Warga Purworejo Positif Covid-19 Dokter Darus, juru bicara Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam penanganan Covid-19, di Posko penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo. (istimewa)

Baca Juga : SMK Negeri 2 Klaten Sumbang Beras untuk Warga Miskin


KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Seorang warga Kabupaten Purworejo dinyatakan positif terinfeksi virus Corona (Covid-19). Yang bersangkutan sebelumnya merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) dan telah menjalani perawatan di RSUD dr Tjitrowardojo.

Informasi tersebut disampaikan dr Darus selaku juru bicara Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam penanganan Covid-19, Senin (06/04/2020), di Posko penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo.

 

Menurut dr Darus, warga tersebut eks PDP berjenis kelamin laki-laki, memang sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah membaik, namun masih tetap harus melakukan isolasi diri di rumah. “Namun ternyata setelah hasil test swab keluar, dia dinyatakan positif Covid-19,” katanya.

Sesuai prosedur yang berlaku, orang yang positif Covid-19 memang bisa tidak menjalani perawatan di rumah sakit apabila kondisinya tidak sakit. Namun ia harus tetap melakukan isolasi mandiri.

 

Menurut Darus, hari ini ada dua hasil tes swab yang sudah keluar. Satu orang positif, dan satu orang lainnya negatif. Yang negatif PDP warga Gebang yang meninggal dunia. Dengan demikian sampai saat ini sudah ada 5 PDP yang sudah diketahui hasil tes-nya, yakni 4 negatif dan 1 positif.
 

Hingga Senin (6/4/2020) pukul 15.00 WIB, tercatat 1.531 orang dalam pantauan (ODP) terdiri atas 157 orang dinyatakan sehat dan 1.374 orang dalam pemantauan. Kemudian ada 20 orang pasien dalan perawatan (PDP), terdiri atas satu orang dirawat, 17 orang diyatakan sehat dan 2 meninggal dunia. Sedangkan terkonfirmasi (positif) ada 1 orang.

Di tempat terpisah, Bupati Purworejo Agus Bastian menginstruksikan mulai Senin (6/4/2020) setiap warga masyarakat yang keluar rumah harus menggunakan masker. Hal ini sesuai dengan program ‘masker untuk semua’ yang diberlakukan pemerintah pusat mulai tanggal 5 April 2020.

“Tidak harus masker bedah, tapi masker kain yang memenuhi standar, sudah cukup untuk mencegah penularan Covid-19,” tandasnya. (eru)



Senin, 06 Apr 2020, 20:05:08 WIB Oleh : Masal Gurusinga 330 View
SMK Negeri 2 Klaten Sumbang Beras untuk Warga Miskin
Senin, 06 Apr 2020, 20:05:08 WIB Oleh : W Asmani 628 View
Ramuan Pengusir Pagebluk Warisan Leluhur ala Bu Eko
Senin, 06 Apr 2020, 20:05:08 WIB Oleh : Nanang WH 287 View
Tegakkan Social Distancing, Arena Adu Balap Merpati Dibubarkan

Tuliskan Komentar