Sri Sultan Ajak Hari Jadi Bantul ke-195 Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan

Sri Sultan HB X mengajak masyarakat menjadikan Hari Jadi Kabupaten Bantul ke-195 sebagai momentum memperkuat pembangunan. Upacara berlangsung bernuansa Jawa dengan Tari Putri Retnaningsih dan penghargaan untuk Putri Ariani.

Sri Sultan Ajak Hari Jadi Bantul ke-195 Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyerahkan penghargaan Satriya Adisuara 2026 kepada Putri Ariani, penyanyi asal Imogiri yang mengharumkan nama Indonesia di ajang America's Got Talent. (Istimewa)

KORANBERNAS.ID, BANTUL — Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Jadi Kabupaten Bantul ke-195 sebagai momentum untuk melakukan introspeksi sekaligus memperkuat arah pembangunan di tengah perubahan zaman.

"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Jadi Bantul sebagai momentum introspeksi sekaligus memperkuat arah pembangunan di tengah perubahan zaman," papar Sri Sultan HB X saat menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Bantul ke-195 di Lapangan Trirenggo, Bantul, Senin (20/7/2026).

Mengutip nilai-nilai dalam Serat Wedhatama dan Serat Wulangreh, Sultan menegaskan pentingnya tiga pilar kehidupan, yakni keberanian, kemandirian ekonomi, dan kecerdasan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Ia juga menyampaikan ucapan selamat atas usia ke-195 Kabupaten Bantul.

Upacara berlangsung khidmat dengan balutan nuansa tradisional Jawa. Seluruh peserta mengenakan busana adat Jawa, sementara tata upacara dan sambutan juga menggunakan tradisi Jawa.

Hadir dalam upacara tersebut sejumlah mantan Bupati dan Wakil Bupati Bantul, antara lain KRT Suryo Padmo Hadiningrat, Sri Roso Sudarmo, HM Idham Samawi, Sri Surya Widati, H Sumarno ORS, dan Joko Purnomo. Turut hadir Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yanuar Dwi Hantono, Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, Wali Kota Yogyakarta, para bupati se-DIY, Forkopimda Bantul, kepala OPD, panewu, lurah, pamong kalurahan, serta tamu undangan lainnya.

Prosesi upacara diawali penampilan puluhan penari yang membawakan Tari Putri Retnaningsih. Tarian tersebut mengangkat kisah Raden Ayu Retnaningsih, istri Pangeran Diponegoro, yang digambarkan sebagai sosok tangguh dalam perjuangan melawan penjajah.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan masuknya pasukan bregada yang membawa pusaka Tombak Kyai Agnya Murni, pusaka agung Pemerintah Kabupaten Bantul yang dianugerahkan Sri Sultan Hamengku Buwono X pada 20 Juli 2000.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Bantul juga menganugerahkan penghargaan kebudayaan Satriya Adisuara 2026 kepada penyanyi asal Imogiri, Putri Ariani, atas prestasinya meraih Golden Buzzer pada ajang America's Got Talent musim ke-18. Putri Ariani kemudian berduet dengan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih membawakan lagu The Prayer, yang dipopulerkan Céline Dion dan Andrea Bocelli.

Dalam laporannya, Abdul Halim Muslih menyampaikan tema Hari Jadi Bantul tahun ini adalah "Dharmaning Satriya Akarya Raharjaning Nagari."

"Mewakili masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bantul, kami ingin menyampaikan roh semangat pembangunan Kabupaten Bantul yang diwujudkan melalui nawala bupati," ujarnya.

Ia menjelaskan lima arah pembangunan yang menjadi komitmen pemerintah daerah, yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mewujudkan kemakmuran melalui pengelolaan potensi daerah termasuk kawasan selatan Bantul, memperkuat pemerataan infrastruktur, menumbuhkan semangat gotong royong dan tepa slira, serta meningkatkan profesionalisme aparatur pemerintah yang responsif, empatik, inovatif, dan menguasai teknologi informasi.(*)