Risiko Tinggi di Jalan: 8.528 Driver Ojol DIY Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Dijamin Pengobatan Sampai Sembuh

Jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan ini mencakup pengobatan dari pertama hingga sembuh, dengan syarat yang sangat ringan serta iuran yang relatif terjangkau

Risiko Tinggi di Jalan: 8.528 Driver Ojol DIY Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Dijamin Pengobatan Sampai Sembuh
Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta, Achmad Athobarry memberikan sambutan pada acara kolaborasi perlindungan mitra pengemudi Shopee di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta, Selasa (16/12/2025). (istimewa)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA--Kesadaran akan pentingnya jaminan sosial bagi pekerja informal di Yogyakarta semakin meningkat. Data terbaru menunjukkan sebanyak 8.528 pengemudi atau mitra driver ojek online (ojol) di DIY telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, menjamin perlindungan mereka dari risiko tinggi saat beraktivitas di jalan.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Yogyakarta, Rudi Susanto, mengatakan jumlah kepesertaan ini mencerminkan kesadaran yang tinggi di kalangan pekerja informal. Mitra pengemudi Shopee menjadi kelompok terbesar yang mendaftar, dengan total 4.161 orang di DIY.

Aplikator lain juga menyumbang jumlah signifikan, termasuk Gojek (3.067 orang), Grab (1.213 orang), Jogjakita (33 orang), Maxim (33 orang), Indriver (16 orang), Lalamove (3 orang), dan Uber (2 orang). Seluruh driver ini mendapatkan perlindungan melalui dua program utama: Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Payung Jaminan Penting bagi Pekerja Jalanan

Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta, Achmad Athobarry, menuturkan bahwa perlindungan ini sangat vital, mengingat mitra driver sangat rentan terhadap kecelakaan lalu lintas.

“Jaminan ini mencakup pengobatan dari pertama hingga sembuh, dengan syarat yang sangat ringan serta iuran yang relatif terjangkau,” ujar Athobarry dalam agenda kolaborasi perlindungan mitra driver di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta, Selasa (16/12/2025).

Dalam acara tersebut, RS Bethesda Yogyakarta menunjukkan komitmen nyata dengan menjadi mitra kolaborasi. Rumah sakit ini bahkan memberikan dukungan dengan membayarkan iuran perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 300 mitra driver Shopee.

Dukungan tersebut sejalan dengan motto pelayanan RS Bethesda yang mengedepankan “Tolong Dulu, Urusan Belakang”, khususnya dalam penanganan korban kecelakaan kerja. Kolaborasi ini diharapkan memberikan rasa aman ganda bagi driver yakni terlindungi secara jaminan sosial ketenagakerjaan dan memperoleh layanan kesehatan yang cepat dan responsif.

Kemudahan Klaim Melalui Aplikasi JMO

Untuk mendukung mobilitas tinggi para driver, BPJS Ketenagakerjaan mendorong pemanfaatan aplikasi JMO (Jamsostek Mobile). Aplikasi ini memudahkan peserta informal dalam mengakses layanan BPJS Ketenagakerjaan secara digital.

Melalui JMO, driver dapat melakukan pendaftaran, mengecek status kepesertaan, melihat informasi program JKK dan JKM, mengecek tagihan, hingga mengajukan klaim secara online tanpa harus mendatangi kantor cabang.

“Dengan JMO, mitra driver bisa mengakses layanan BPJS Ketenagakerjaan kapan saja dan di mana saja. Ini sangat membantu karena pekerjaan mereka memiliki mobilitas tinggi,” jelas Athobarry.

Aplikasi JMO dapat diunduh gratis, diharapkan semakin banyak mitra driver di DIY yang terlindungi dan mudah mengakses manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan.(*)