Hujan Ekstrem di Kebumen Mengakibatkan Kerusakan Rumah dan Pohon Tumbang

Upaya pemulihan telah dilakukan BPBD Kebumen bersama masyarakat.

Hujan Ekstrem di Kebumen Mengakibatkan Kerusakan Rumah dan Pohon Tumbang
Kerusakan atap rumah akibat cuaca ekstrem di Desa Watukelir Kecamatan Ayah Kebumen. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN --- Hujan ekstrem yang terjadi di Kabupaten Kebumen sejak Selasa (29/7/2025) dini hari hingga pagi mengakibatkan kerusakan di empat kecamatan. Hujan deras yang disertai angin kencang juga mengakibatkan pohon tumbang. Satu unit rumah atapnya rusak parah.

Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, Heri Purwoto, mengatakan di Desa Watukelir Kecamatan Ayah terjadi angin kencang disertai hujan deras. Sebuah dapur satem porak-poranda.

Kejadian yang sama terjadi di Karangsari Kecamatan Kebumen. Pohon nangka ambruk menimpa sebagian rumah milik Dian Satriono. Sedangkan di Desa Podoluhur Kecamatan Klirong hujan deras disertai angin kencang merobohkan pohon jati.

Kejadian terakhir di Desa Pejagoan Kecamatan Pejagoan. Tiang jaringan telepon miring menimpa rumah warga hingga mengakibatkan kerugian kerusakan dan kerugian Rp 15 juta lebih.

Bantuan untuk korban cuaca bencana alam di Kebumen. (istimewa)

“Upaya pemulihan telah dilakukan BPBD Kebumen bersama masyarakat. Diberikan bantuan material untuk mengganti kerusakan bagian rumah yang rusak,” kata Heri Purwoto.

Dia menambahkan, kondisi perairan pantai Selatan Kebumen diperkirakan terjadi gelombang tinggi hari ini hingga beberapa hari ke depan. Masyarakat yang beraktivitas di pesisir diimbau menjauh dan menghindari segala aktivitas di dekat laut.

Wisatawan disarankan tidak berenang di pantai terlebih dahulu. Menikmati pantai sebaiknya dari jarak yang aman.

Selain itu, BPBD Kebumen juga mengimbau warga untuk tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca dari sumber terpercaya BMKG atau BPBD Kebumen. “Informasi cepat bisa meminimalisir potensi risiko bencana dan musibah,” ujarnya.

Rencana evakuasi

Apabila beraktivitas dekat pantai perlu mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi dan siapkan rencana evakuasi jika diperlukan.

Khusus kepada nelayan, BPBD Kebumen mengimbau untuk mempertimbangkan keselamatan mengingat ketinggian gelombang saat ini. Jika terpaksa melaut sebaiknya dilakukan setelah kondisi membaik. “Pastikan semua peralatan keselamatan berfungsi dengan baik, pelampung, radio, GPS,” pintanya. (*)