Sabtu, 05 Des 2020,


empat-juru-parkir-dapat-penghargaanBupati Bantul Drs H Suharsono menyerahkan hadiah saat pembinaan tukang parkir di aula Pemda II Manding, Rabu (16/9/2020) malam. (sari wijaya/koranbernas.id)


Sari Wijaya

Empat Juru Parkir Dapat Penghargaan

Jukir Harus Ramah dan Rapi
SHARE

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Para juru parkir mengikuti kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dinhub) Bantul di aula Pemda II Manding, Rabu (16/9/2020) malam. Kegiatan pembinaan dihadiri oleh Bupati Bantul Drs H Suharsono, Kepala Dinas Perhubungan Aris Suharyanta dan para juru parkir se Bantul.

Dalam pembinaan tersebut diberikan penghargaan bagi empat juru parkir yang dinilai taat dalam pembayaran restribusi, yakni Rudita Slamet juru parkir depan toko Rudita, Kristijo juru parkir depan Disdikpora Bantul, Kholid juru parkir depan toko Semar Nusantara dan Pujianto juru parkir selatan Pasar Bantul.

Sapto Wijanaro SE, Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Bantul, mengatakan pembinaan juru parkir adalah kegiatan  rutin yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dinhub) Bantul secara berkala. Bertujuan untuk memberi pembekalan kepada juru parkir yakni  bagaimana menjadi juru parkir yang baik, taat hukum, ramah, tertib, membantu Dinas Perhubungan dalam mengatur lalu lintas, tidak menganggu dalam penataan parkir, taat tarif dan juga mengikuti aturan yang berlaku.

“Di masa pandemi juru parkir harus selalu optimis kendati pendapatan menurun,” katanya.

Karena memang banyak  tempat yang tidak berkegiatan. Selain itu juga ada imbauan dari pemerintah agar masyarakat tidak banyak kegiatan yang mengundang kerumunan misalnya hiburan.

“Namun demikian, juru parkir harus tetap semangat semua,” katanya.

Adapun jumlah juru parkir yang berada di tepi jalan umum 134 orang dan di kawasan khusus 54 orang. Bagi juru parkir yang  belum berijin, Sapto berharap agar bisa ke Dinas Perhubungan Bantul guna pendataan dan pemberian ijin sehingga terdaftar.

Sedangkan Bupati mengatakan kepada para juru parkir juga harus turut mendukung sektor pariwisata di Bantul. Misalnya, bagaimana mereka bersikap ramah, menggunakan tarif sesuai aturan, tertib, berpenampilan bersih dan rapi.

“Kita s terus mengembangkan pariwisata yang ada di Bantul demi kesejahteraan masyarakat. Selain penataan di banyak obyek, kita juga akan melebarkan jalur Cino mati arah ke Dlingo. Dan peran serta bapak ibu, panjenengan sedoyo sebagai juru parkir sangat besar dalam mendukung suksesnya pariwisata di Bantul. Pesan saya,  selalu bersikap ramah, sopan, berpenampailan bersih dan rapi. Tentu juga mengikuti aturan yang ada,” katanya. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini