Rabu, 02 Des 2020,


bupati-gunungkidul-tak-ingin-beras-yang-dibagikan-kepada-rakyatnya-berkualitas-jelek--Bupati Gunungkidul, Hj Badingah SSos, mencicipi nasi dari beras Bulog yang akan dibagikan warga miskin di Wonosari, Kamis (17/9/2020). (sutaryono/koranbernas.id)


St Aryono

Bupati Gunungkidul Tak Ingin Beras yang Dibagikan kepada Rakyatnya Berkualitas Jelek


SHARE

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL – Beras Bulog yang selama ini dikenal banyak kutu dan kalau dimasak kemrotok, ternyata tidak semuanya benar. Bupati Gunungkidul, Hj Badingah SSos, secara khusus mencicipi beras Bulog yang akan dibagikan pada warga miskin. Setelah dimasak, ternyata tetap pulen.
 
“Kami tidak ingin beras yang dibagikan pada masyarakat kualitasnya jelek. Makanya sebelum dibagikan saya minta untuk dimasak dan saya mencicipi. Ternyata pulen dan enak sekali kok,” kata Badingah usai mencicipi nasi yang diolah dari beras Bulog kualitas medium, di Balai Padukuhan Purbosari, Wonosari, Kamis (17/9/2020).
 
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka penyerahan secara simbolis bantuan sosial beras untuk Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH). Bupati berharap kualitas beras yang dibagikan kepada masyarakat tetap sama dengan apa yang dicicipinya hari ini. Badingah menilai bantuan beras, untuk membantu perekonomian masyarakat terutama yang kurang mampu, jangan sampai kurang baik.
 
"Dulu berasnya kuning, ada bubuknya (kutu), tapi sekarang rasanya enak dan terutama pulennya itu yang disukai masyarakat. Semoga sama. Dari pemerintah daerah ada pengawasan agar tetap dipertahankan kualitasnya,” tambah Badingah.

Bupati mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Sosial yang terus memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19.
 
Kepala Dinas Sosial Gunungkidul, Siwi Irianti, menjelaskan bantuan beras diberikan kepada KPM PKH dalam rangka mendukung kelangsungan hidup dan menjamin ketersedian pangan selama pandemi Covid-19, sesuai dengan peraturan Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial nomor 322 tahun 2020, tentang Juknis Bantuan Sosial Beras tahun 2020.
 
Dalam penyaluran beras kualitas medium melibatkan Bulog dan perusahaan yang ditunjuk menyalurkan ke masyarakat, mulai 17 September sampai 28 September 2020. Bantuan beras setiap KPM PKH dengan berat 15 kilogram setiap bulannya, diberikan selama 3 bulan.  

Untuk Gunungkidul, sebanyak 57.531 KPM PKH akan menerima bantuan beras masing-masing 15 kg per bulan sesuai dengan pendataan bulan Juli 2020 lalu. ”Dengan bantuan ini kami harapkan bisa mengurangi beban keluarga disaat pandemi Covid-19,” pungkasnya. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini